Blitar (beritajatim.com) – Event BEN Carnival 2024 (Blitar Ethnic National) di Kota Blitar berlangsung meriah, Sabtu (13/07/2024). Acara yang digelar ke tiga kalinya oleh pemerintah kota setempat ini dibuka dengan penampilan Tari Gedog Balitar, tarian khas Kota Blitar sebagai simbol penyambutan tamu agung.
Maklum saja, selain diikuti puluhan peserta lokal, event membanggakan ini juga diramaikan oleh peserta dari luar negeri. Mereka merupakan degelasi empat benua yang ada.
“Ada dari Dari Kamboja, dari Vietnam, delegasi dari luar negeri turut menyemarakkan, mudah-mudahan setiap tahun nanti kita juga hadirkan peserta luar negeri. Total 49 peserta, luar negeri kita ambil perwakilan 4 benua, seperti Africa, Asia, Eropa,” kata Wali Kota Blitar, Santoso.
Santoso berharap, BEN Carnival 2024 ini bakal masuk dalam kurasi KEN (karisma event nusantara). “Karena syaratnya minimal daerah harus menampilkan selama tiga kali berturut-turut,” tambah Santoso.
Acara yang dirangkai dengan rakerkomwil 4 APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) ini tentu semakin semarak. Sebab, belasan delegasi dan kepala daerah anggota APEKSI hadir disana. Seperti Bupati Blitar, Kediri, Trenggalek, Ngajuk, Sigi, Ternate, dan Indragiri.
Acara yang dimulai sejak tanggal 11 Juli lalu hingga hari ini juga diwarnai dengan festival kopi oleh masing-masing daerah. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman jenis pohon langka di Taman Kehati. “Pagi tadi diawali senam di Taman Kehati, dilanjutkan penanaman pohon oleh masing-masing delegasi, yang ditanam pohon yang kategori pohon langka. Jadi jarang kita temui, kita abadikan disana,” ungkapnya.
BEN Carnival 2024 ini meliputi pawai budaya bertemakan kesenian, suku, ada istiadat dengan aneka gerak, tari, musik yang bernuansa.
Sesuai jadwal, BEN Carnival 2024 dimulai pukul 10.00 WIB peserta berjalan dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Merdeka Kota Blitar. “Dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat Blitar raya, tentang berbagai budaya nusantara agar mereka tahu berbagai budaya sekaligus ini implementasi dari Trisakti Bung Karno Indonesia, yakni berkeperibadian bidang budaya.
Dari pak menteri (Menparekraf) melalui yang ditugaskan juga hadir. Sekaligus menjadi saksi kota Blitar tentang bagaimana keseriusan BEN Carnival,” pungkasnya. (owi/kun)






