Pamekasan (beritajatim.com) – Jacob Mahler menyusul 17 pemain lainnya keluar dan mengakhiri kontrak bersama Madura United, khususnya pasca mengantarkan tim finish di posisi runner up Liga 1 2023-2024.
Padahal pemain asing Asia, berkebangsaan Singapura, baru setahun membela Laskar Sape Kerrab, sekaligus menjadi tim pertama yang dibela di kompetisi tertinggi sepakbola tanah air.
“Satu musim yang sangat berkesan, datang dari Negera sahabat dan membawa warna tersendiri untuk permainan Madura United FC hingga finish sebagai runner up,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, Jum’at (28/6/2924).
Bahkan dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga sangat berharap bisa kembali bersua di lain kesempatan. “Kebersamaan yang sebentar ini semoga tetap menyimpan rindu untuk tetap bisa berpelukan kembali, suatu saat nanti di lain tempat,” harapnya.
“Terima kasih Jacob Mahler untuk semua yang sudah diperjuangkan untuk Laskar Sapeh Kerrab,” pungkas perempuan yang akrab disapa Mbak Nisa.
Dengan keluarnya pemain bernomor punggung 5 dalam skuat Madura United, total terdapat sebanyak 18 pemain mengakhiri kontrak dan kerja sama dengan tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura.
Sebelumnya terdapat 17 pemain yang lebih dulu diumumkan hengkang, masing-masing Alexvan Djin, Andrian Gasvari, Anwar Rifai, Cleberson Martins, Dalberto Luan Belo, Fachruddin Aryanto, Francisco Rivera, Guntur Ariyadi, Hugo Gomes, Iksan Lestaluhu, Lucas Frigeri, Malik Risaldi, Novan Setya Sasongko, Ricky Ariansyah, Salim Tuharea, Satria Tama, dan Wawan Hendrawan.
Sementara dari banyaknya pemain yang angkat kaki dari tim Madura, terdapat tiga nama yang memilih bertahan dan memperpanjang kontrak bersama tim. Masing-masing Koko Ari Araya, M Riski Afrizal, dan Yudha Editya Pratama. [pin/ian]






