Pamekasan (beritajatim.com) – Kapten Madura United FC, Fachruddin Aryanto meninggalkan tim dan memilih bergabung bersama tim lain pada kompetisi Liga 1 musim depan.
Pemain yang akrab disapa F26 merupakan salah satu pemain senior Laskar Sape Kerrab, dan memiliki durasi pengabdian yang cukup lama dalam tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.
“Fachruddin bergabung dengan Madura United sejak 2017, bahkan ia sudah berada di Pulau Garam Madura, sejak 2012 lalu,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, Kamis (27/6/2924).
Dalam kesempatan tersebut, pihak menajemen juga mengaku berat hati melepas pemain yang menjadi jangkar pertahanan tim. “Selama ini ia menjadi langganan timnas Indonesia untuk membela negara di ajang internasional,” ungkapnya.
“Namun ia pamit kepada manajemen, dan dengan berat hati meninggalkan tim ini. Sebab ia juga harus melanjutkan karir dan mencari tantangan baru untuk kedepannya,” sambung Annisa.
Kondisi tersebut membuat dilema bagi pihak manajemen, terlebih Fachruddin Aryanto menjadi salah satu sosok yang disegani di Madura United. “Kami harus menghargai keputusannya, walaupun dengan berat hati. Sebab ia sudah menjadi kapten untuk kita semua,” tegasnya.
“Tetaplah untuk menjadi panutan untuk semua, Capt. Sampai jumpa dan terima kasih untuk dedikasinya selama membela Laskar Sape Kerrab,” pungkasnya.
Dengan keluarnya Fachruddin Aryanto, total terdapat sebanyak 17 pemain mengakhiri kontrak dan kerjasama dengan tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura.
Sebelumnya terdapat 16 pemain yang lebih dulu diumumkan hengkang, masing-masing Alexvan Djin, Andrian Gasvari, Anwar Rifai, Cleberson Martins, Dalberto Luan Belo, Francisco Rivera, Guntur Ariyadi, Hugo Gomes, Iksan Lestaluhu, Lucas Frigeri, Malik Risaldi, Novan Setya Sasongko, Ricky Ariansyah, Salim Tuharea, Satria Tama, dan Wawan Hendrawan.
Sementara dari banyaknya pemain yang angkat kaki dari tim Madura, terdapat tiga nama yang memilih bertahan dan memperpanjang kontrak bersama tim. Masing-masing Koko Ari Araya, M Riski Afrizal, dan Yudha Editya Pratama. [pin/kun]






