Tuban (beritajatim.com) – Kapal MV. Noah Satu yang bermuatan jagung terbakar di ruang mesinnya pada hari Senin, 24 Juni 2024, di perairan laut utara Tuban, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi di dekat Pelabuhan Terminal Khusus (Tersus) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) Pabrik Tuban, tepatnya di Kecamatan Jenu.
Kebakaran diketahui oleh pegawai PT SIG Pabrik Tuban sekitar pukul 01.20 WIB dini hari. Mereka kemudian segera berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Pakis, Satpol Air Polres Tuban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, dan Satuan Radio Pantai (SROP) Rembang untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi.
“Kejadiannya sekitar 01.20 WIB dinihari dan proses evakuasi selama 8 jam, semua ABK sudah diselamatkan,” ujar Capt. Arifin, Nakhoda Kapal TB Mitra Anugrah 27.
Upaya penyelamatan berlangsung dramatis karena kapal bermuatan 16 Anak Buah Kapal (ABK). Berkat kesigapan tim SAR, seluruh ABK berhasil diselamatkan, meskipun beberapa mengalami luka ringan dan satu orang mengalami luka bakar pada lengan dan dirujuk ke RSUD Koesma Tuban.
“Tadi proses penyelamatan berlangsung kurang lebih selama delapan jam, alhamdulillah semua ABK MV. Noah Satu berhasil diselamatkan,” jelas Senior Manager of Port Operation & Maintenance SIG Pabrik Tuban, Singgih Widayat.
Evakuasi ABK dilakukan di area perairan menggunakan kapal TB Mitra Anugrah 27 milik PT Varia Usaha Bahari yang dipimpin oleh Capt. Arifin dan didampingi Tim dari KSOP Tanjung Pakis Kawilker Jenu. Kapal TB Pandanaran dari Rembang dan KNP Chundamani dari PLP Tanjung Perak juga turut membantu dalam proses evakuasi.
Meskipun seluruh ABK berhasil diselamatkan, kapal MV. Noah Satu tidak dapat diselamatkan. Api yang membakar ruang mesin kapal merambat dengan cepat dan menghanguskan seluruh bagian kapal.
Penyebab kebakaran kapal MV. Noah Satu masih belum diketahui secara pasti. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan kronologi lengkap kejadian ini. [ayu/beq]






