Surabaya (beritajatim.com) – Stroke merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, menyebabkan jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi.
Hal ini bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada otak atau bahkan kematian. Meskipun lebih sering terjadi pada orang tua, anak muda juga bisa terkena stroke. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti gaya hidup tidak sehat, riwayat keluarga, atau kondisi medis tertentu.
Berikut adalah enam cara untuk mencegah stroke di usia muda dilansir Beritajatim.com menurut dr Saddam Ismail melalui kanal YouTubenya.
1. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur
Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mengontrol berat badan. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu, seperti berjalan cepat, bersepeda, atau berenang. Aktivitas fisik yang teratur juga dapat membantu mengurangi stres, yang merupakan faktor risiko stroke.
2. Turunkan Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab utama stroke. Menjaga tekanan darah dalam batas normal dapat mengurangi risiko stroke secara signifikan. Anda bisa menurunkan tekanan darah dengan mengurangi asupan garam, menghindari makanan tinggi lemak jenuh, berhenti merokok, dan mengurangi konsumsi alkohol. Selain itu, rutin memantau tekanan darah dan mengikuti saran dokter sangat penting.
3. Periksa Kolesterol, Tekanan Darah, dan Diabetes
Tingkat kolesterol tinggi dan diabetes adalah faktor risiko utama stroke. Pastikan untuk memeriksa kolesterol dan gula darah secara rutin. Jika Anda memiliki kolesterol tinggi atau diabetes, ikuti pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter. Mengontrol kadar kolesterol dan gula darah dapat membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan stroke.
4. Periksa dan Obati Penyakit Jantung
Penyakit jantung, seperti fibrilasi atrium, bisa meningkatkan risiko stroke. Jika Anda memiliki gejala seperti detak jantung tidak teratur, sesak napas, atau nyeri dada, segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan rutin dan pengobatan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi yang berpotensi menyebabkan stroke.
5. Turunkan Berat Badan
Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung, yang semuanya merupakan faktor risiko stroke. Menurunkan berat badan hingga mencapai angka yang sehat dapat membantu mengurangi risiko ini. Kombinasi antara diet seimbang dan aktivitas fisik teratur adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan secara efektif.
6. Membiasakan Pola Makan Sehat
Pola makan sehat dapat membantu menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan berat badan. Konsumsilah makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan, dan lemak sehat seperti yang terdapat pada kacang-kacangan dan minyak zaitun. Kurangi asupan garam, gula, dan lemak jenuh untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. (fyi/ian)






