Malang (beritajatim.com) – Jumlah pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 di Universitas Brawijaya (UB) menurun. Alhasil, UB tidak lagi bertengger di peringkat pertama universitas dengan dengan pendaftar terbanyak.
Pada SNBT 2023, UB berada di peringkat pertama sebagai pendaftar terbanyak. Sementara SNBT 2024 merosot pada peringkat kelima.
Meski begitu, secara angka pendaftar UB meningkat dari 62.377 orang menjadi 78.802 orang. Kemerosotan peringkat ini mendapat perhatian dari Rektor UB, Prof Widodo. Pihaknya berjanji bakal memperbaiki sosialisasi dan publikasi.
“UB ke depan, kita melakukan memperbaiki sosialisasi dan publikasi. Kita akan membuka prodi yang baru yang memang memiliki daya tarik lebih pada generasi muda,” ucap Widodo kepada beritajatim, Sabtu, 15 Juni 2024.
UB, kata Widodo, akan terus menggencarkan sosialisasi ke media dan sekolah. Kedua, UB berencana membuka prodi baru yang lebih atraktif untuk generasi muda dan perkembangan teknologi maupun zaman.
“Saat ini sudah hampir semua prodi dan fakultas kita banyak peminat, antara satu dan lain bervariasi tergantung pada ketertarikan calon mahasiswa. Paling tinggi peminatnya itu Kedokteran, farmasi, hukum, ilmu komunikasi, psikologi, dan ekonomi bisnis,” ucap Widodo.
UB pun terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai program internasional. Bahkan terbaru, UB meloloskan ratusan mahasiswa pada program IISMA 2024. [dan/beq]






