Bojonegoro (beritajatim.com) – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menambah pasokan tabung LPG 3kg sebesar 1.797.160 tabung atau sebesar 136,6 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian pada bulan Juni sebesar 1.315.440 tabung LPG 3kg / 3.946 Metrik Ton per hari.
Kabupaten Bojonegoro mendapatkan tambahan 66.240 tabung (146 persen dibanding konsumsi normal) dan Kabupaten Tuban mendapatkan 76.240 tabung (148 persen dibanding konsumsi normal). Tambahan tabung LPG 3kg tersebut dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha 2024.
“Penambahan itu diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam momen Idul Adha yang diprediksi diiringi permintaan meningkat di sektor LPG,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi, Minggu (9/6/2024).
Ahad Rahedi menambahkan, penambahan tabung LPG 3 Kg itu diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan untuk membeli LPG bersubsidi. Selain itu, penambahan stok diharapkan tidak ada celah untuk oknum mengambil keuntungan memanfaatkan situasi yang meningkat.
“Sebelum dan sesudah Idul Adha kita akan banjiri tabung secara periodik melihat prediksi tingginya konsumsi serta tradisi di masing-masing daerah,” imbuhnya.
Tentunya, lanjut Ahad, besaran tambahan di masing-masing kota/kabupaten menyesuaikan sesuai kebutuhan. “Seperti di Madura misalnya frekuensinya lebih intens dikarenakan tradisi toron, pemudik lebih banyak dibandingkan Idul Fitri,” ujar Ahad.
Kendati demikian masyarakat tetap dihimbau untuk membeli LPG di pangkalan Pertamina agar mendapatkan sesuai HET Rp16 ribu dan stok tersedia. Di Jawa Timur saat ini tiap desa sudah terdapat minimal 2-3 pangkalan LPG. Di Kota / Kecamatan Kota sudah minimal 5 pangkalan LPG per desa.
“Jadi udah tidak ada alasan sebenarnya, masyarakat bisa semakin menjangkau harga eceran tertinggi HET Rp16 ribu dengan mudah. Untuk mengetahui lokasi pangkalan terdekat masyarakat bisa menghubungi Call Center 135,” pungkas Ahad.
Untuk diketahui, Jawa Timur sendiri ditopang 3 supply point LPG yakni Gresik, Surabaya dan Banyuwangi denga stok LPG Jawa Timur saat ini disusun mencapai 19.737 metrik ton, dengan konsumsi rata-rata normal harian mencapai 3.946 metrik ton per hari stoknya masih dalam kategori aman masih mampu menampung lonjakan konsumsi hingga 5x lipat.
Meskipun stok melimpah namun penyaluran ke masyarakat menyesuaikan kuota masing-masing kabupaten kota yang ditetapkan pemerintah. Sehingga penambahan pasokan ini juga sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah masing-masing. [lus/but]






