Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Program PMM 4 Inbound UPN Veteran Jawa Timur (UPNVJT) menggelar aksi sosial di Pantai Gili Ketapang, Probolinggo. Hasilnya, sebanyak 250 kilogram sampah berhasil dikumpulkan.
Dosen Pembimbing Modul Nusantara Kelompok 7 PMM 4 Inbound UPNVJT, Dewi Deniaty Sholihah mengatakan, aksi sosial ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan dan kebersihan pantai.
“Sebab, pantai yang bersih tidak hanya akan memberikan pemandangan yang indah dan nyaman bagi pengunjung, tetapi juga penting untuk kesehatan ekosistem pesisir,” ujar Dewi, Selasa (4/6/2024).
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa program pertukaran berhasil mengumpulkan sebanyak 250 kilogram sampah. Sampah-sampah ini terdiri dari plastik, botol, kertas, hingga limbah lainnya yang mencemari pantai.
Padahal, kata Dewi, pantai yang terjaga kebersihannya akan dapat mendukung sektor pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. “Sampah, terutama plastik, dapat merusak habitat alami dan membahayakan hewan laut. Selain itu, pantai yang terjaga kebersihannya juga dapat mendukung sektor pariwisata yang berkelanjutan,” kata Dewi.
Berdasarkan data World Population Review, setidaknya ada 4,8 hingga 12,7 juta metrik ton plastik yang mencemari laut setiap tahunnya.
Data tahun 2021 menunjukkan bahwa 5 negara Asia, termasuk Indonesia, menjadi penyumbang utama sampah plastik ke lautan global dengan kontribusi sebesar 56 ribu ton dalam setahun.
Pantai Gili Ketapang di Probolinggo sendiri, kini tengah menghadapi masalah sampah cukup serius. Sampah plastik dan limbah lainnya tersebar di sepanjang pesisir, mencemari air dan tanah, serta mengganggu pengunjung.
Karena itulah, mahasiswa Inbound UPNVJT mengambil inisiatif menggelar aksi sosial di pantai ini. Tujuannya, untuk mewujudkan pelestarian ekosistem dan lingkungan Pantai Gili Ketapang secara berkelanjutan.
“Tentunya juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dan pengunjung wisata akan dampak dari membuang sampah sembarangan,” lanjut Dewi.
Aksi sosial ini pun mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat dan komunitas lokal. Surya, salah satu warga berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat berlanjut ke depannya.
“Kami sangat berterima kasih kepada para mahasiswa UPN Veteran Jatim yang berinisiatif membersihkan pantai kami. Adanya kegiatan ini, kami jadi lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan” katanya.
Selain mengumpulkan sampah di pesisir, para mahasiswa juga melakukan penanaman pandan laut, dan pemasangan plakat informasi tentang waktu terurainya sampah. [ipl/kun]






