Surabaya (beritajatim.com) – Inspektorat Jenderal (Irjen) Mabes TNI, Laksdya TNI Dadi Hartanto meninjau langsung proses seleksi calon taruna di Kodam V/Brawijaya, Minggu (2/6/2024) siang ini.
Dadi melakukan inspeksi ke ruang- ruang kelas di lokasi tes calon taruna (catar), SMP Kartika IV-11, Kota Surabaya. Dirinya memastikan pelaksanaan tes berlangsung; kondusif, aman, dan transparan.
“Di wilayah Jawa Timur ini pendaftar awal sekitar 2000. Kemudian ter- seleksi 1.500. Dan kemudian tes TKD, TWK dan tes Kesehatan Pertama hingga saat ini bertahan sebanyak 641 calon – calon perwira,” kata Irjen Mabes TNI Dadi, Minggu (2/6).
Dadi menjelaskan, berdasarkan rangkaian seleksi berbasis komputer (CAT) tersebut dirinya optimistis tidak ada peserta titipan. Dan tahapan- tahapan seleksi catar itu berlangsung trasnparan.
“Pengawasan ini sangat ketat tidak ada istilahnya titipan. Dan tim saya menyebar, tak hanya di Kota Surabaya. Tetapi ada yang melakukan pengawasan di wilayah lain. Luar pulau Jawa dan di seluruh Kodam maupun Lantamal,” tegas Dadi.
Pada tes hari ini, lanjut Irjen Dadi, merupakan tes Mental Ideologi (MI). Katanya, peserta yang lolos nanti ada 103 calon perwira. Di mana, 103 tersebut akan menjalani tes kembali yang digelar di pusat.
“Imbauan kepada catar ini adalah laksanakan tes sesuai yang dipimpin TNI. Mereka harus menyiapkan sedini mungkin, baik fisik, kesehatan, psikologi serta mental ideologi, sampai wawasan kebangsaan ini harus betul betul disiapkan,” tutup Laksdya TNI Dadi Hartono itu.

Sekedar informasi, dalam inpeksi itu Irjen Mabes TNI Laksdya TNI Dadi Hartanto, didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay. Dan turut hadir Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Abdul Rachman, Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Abdul Razak, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Kris Bianto dan beberapa Perwira TNI lainnya. (ram/ted)






