Sumenep (beritajatim.com) – Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon bupati dan calon wakil bupati Sumenep untuk Pilkada serentak 2024 melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tercatat ada tiga orang yang telah mengambil formulir pendaftaran.
“Sampai saat ini ada 3 orang yang mengambil formulir pendaftaran. Tapi belum ada yang resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati maupun wakil bupati,” kata Sekretaris Desk Pilkada 2024 PPP Sumenep Moh Asy’ari Muthhar di Sumenep, Sabtu (25/05/2024).
DPC PPP Sumenep telah membuka pendaftaran bakal cabup/cawabup untuk Pilkada Sumenep 2024 sejak tanggal 22 – 31 Mei. Dalam Pemilu Legislatif 2024, berdasarkan hasil perolehan suara yang telah ditetapkan KPU, PPP Sumenep memperoleh 6 kursi di DPRD setempat. Perolehan kursi di DPRD tersebut belum memenuhi syarat bagi PPP untuk mengusung kandidat Pilkada secara mandiri.
“PPP memang harus berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk mengusung pasangan calon dalam Pilkada. Nah, dibukanya pendaftaran ini sebagai upaya kami menjaring figur, baik dari kader sendiri maupun di luar kader,” terang Asy’ari.
Ia menjelaskan, sejak beberapa waktu lalu, pimpinan PPP Sumenep telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik lainnya untuk penjajakan koalisi menghadapi Pilkada setempat.
“Kami belum memutuskan akan berkoalisi dengan partai apa, karena komunikasi dengan sejumlah parpol lain hingga saat ini masih terus dibangun,” ujarnya.
Selain PPP, beberapa partai politik lain di Sumenep juga membuka pendaftaran bakal cabup/cawabup yakni PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, dan Partai Demokrat.
Sesuai jadwal tahapan Pilkada Serentak 2024 yang ditetapkan KPU RI, pendaftaran pasangan calon dari parpol pada 27-29 Agustus. Sementara hari “H” Pilkada pada 27 November 2024. (tem/ian)






