Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswi Universitas Dinamika Surabaya Tri Indah Permatasari mengukir prestasi gemilang. Indah meraih juara 3 di Kejuaraan Lilies Handayani Srikandi Archery School tingkat Jatim.
Untuk meraih hasil membanggakan ini, Indah telah mempersiapkannya dengan matang. Di antaranya dengan latihan fisik intensif dua minggu sebelum perlombaan, serta pemantapan teknik panahan tiga hari sebelumnya.
“Dua minggu sebelum perlombaan, saya fokus untuk melatih fisik. Jika fisiknya tidak kuat, maka stamina atlet akan turun. Sehingga, tembakan (busur panah) kurang maksimal,” ujar Indah, Minggu (19/5/2024).
Dalam persiapan matang ini tentunya Indah harus mempertaruhkan waktu kuliahnya demi mempertajam kemampuannya dalam panahan. Ditambah lagi, Indah saat ini tengah menjalani tugas akhir (TA).
“Saat latihan untuk mempersiapkan lomba, biasanya sebulan penuh saya harus latihan saat pagi dan sore. Pengerjaan TA saya pun menjadi terhambat. Ini kembali ke saya, saya harus bisa me-manage waktu,” tutur Indah.
Namun, seluruh upaya keras ini membuahkan hasil, ia memastikan perolehan juara di kategori panah compound, jenis busur modern yang menuntut keterampilan khusus. Ibarat kata, proses tak akan pernah menghianati hasil.
Meski harus mengelola waktu antara kuliah dan latihan, Indah menunjukkan dedikasi dan kemampuan manajerial luar biasa. Dukungan dari dosen juga menjadi faktor penting dalam perjalanan karirnya sebagai atlet panahan.
“Awalnya saya tidak ada hobi panahan. Adik saya lah yang memang dari kecil suka panahan. Saya sering mengantar dan melihat dia bermain panah, dari situ saya mulai tertarik untuk mencoba,” ungkapnya.
Namun, dengan semangat dan keuletannya, Indah, yang merupakan mahasiswi Akuntansi ini membuktikan bahwa bakat bisa ditemukan bahkan dari keisengan, dan dengan kerja keras, bisa meraih prestasi gemilang. [ipl/but]






