Surabaya (beritajatim.com) – KPU Surabaya membuka pendaftaran bagi calon Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya dari jalur perorangan atau non-partai terakhir pada 12 Mei 2024.
Asrilia Kurniawati dan Satrio Wicaksono menjadi pendaftar pertama untuk Pilkada Surabaya 2024 dari jalur tersebut.
Berdasarkan Pasal 41 ayat 2 UU 10 Tahun 2016 dan Peraturan KPU 2 2024 Surabaya akan menerima pasangan calon perseorangan. Dengan jumlah minimal dukungan 144.209 suara di batas minimal 16 kecamatan dari 31 kecamatan.
“Kami sudah memenuhi jumlah minimal dukungan 144 ribu sekian. Saya bersama Cak Satrio bertekad untuk maju Pilkada Surabaya 2024,” terang Asrilia di KPU Surabaya, Minggu (12/5/2024).
Asrilia menyebut alasan menggandeng sosok Satrio Wicaksono yang merupaka Ketua Umum BPC Hipmi Kota Surabaya pada 2022-2025. Dia menyebut Satrio mempunyai visi misi yang sama dengannya.
“Saya menemukan sosok Cak Satrio ini selama proses sejak awal. Kami sama-sama pernah di organisasi,” ujar Asrilia.
Asrilia mengaku butuh empat bulan untuk memilih siapa calon yang mendampingin maju Pilwali jalur independen, sebelum mantap dengan Satrio Wicaksono.
“Waktu itu Mas Satria masih sibuk banget mengurus bisnisnya. Alhamudilah Minggu kemarin baru ketemu. Beliau berkenan untuk maju dengan saya,” jelas dia.
Asrilia mengaku sudah membentuk tim di setiap kecamatan untuk mengumpulkan KTP, sebagai syarat maju Pilwali jalur perseorangan. “Setiap kecamatan sekitar 7 persen. Kita sudah melebih 144 ribu,” pungkas dia. [asg/suf]






