Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) kembali menyelenggarakan Brawijaya Career Expo 2024 x Engineeds, sebuah ajang karir dan beasiswa yang ditujukan untuk meningkatkan keterserapan lulusan di dunia kerja. Acara ini diadakan selama dua hari, Sabtu – Minggu (11-12/5/2024) di Samantha Krida UB.
Brawijaya Career Expo 2024 x Engineeds menghadirkan 55 perusahaan ternama dari berbagai bidang, termasuk perbankan, manufaktur, dan teknologi. Selain itu, terdapat pula lembaga internasional yang menawarkan beasiswa studi lanjut dan lembaga yang membuka peluang wirausaha bagi para peserta.
Direktur Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UB, Karuniawan Puji Wicaksono, S.P., M.P., Ph.D., menyatakan bahwa antusiasme terhadap acara ini sangat tinggi. Tercatat, hingga hari pertama, sudah ada 2.740 peserta yang hadir, dan diharapkan mencapai 5.000 hingga 6.000 peserta dari seluruh Universitas di Malang Raya.
Puji Wicaksono optimis bahwa Brawijaya Career Expo 2024 x Engineeds akan membantu meningkatkan peluang kerja bagi para lulusan UB. Hal ini didukung oleh data terbaru yang menunjukkan bahwa 8.500 lulusan S1 dan D3 UB telah terserap kerja dan bekerja dengan layak.
“Minggu lalu sudah ada penilaian dari Dikti terkait IKU, disebutkan lulusan UB yang bekerja layak. 82 persen lulusan UB sudah bekerja dengan layak kurang dari 6 bulan. Ada yang melanjutkan studi ada yang berwirausaha,” jelas Puji Wicaksono.
Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Ir. Iwan Suprijanto, ST., MT., FIDSK., yang hadir pada pembukaan acara, menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa UB, khususnya FT, untuk memaksimalkan peluang kerja yang tersedia dalam Brawijaya Career Expo.
“Ikuti project, kuliah jangan hanya di kelas, tapi harus mengasah di luar itu. Dalam dunia pekerjaan tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki soft skill,” ujar Iwan Suprijanto.

Sebagai Ketua IKA FT UB, Iwan telah menyediakan program agar mahasiswa FT UB tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga memiliki sertifikat keahlian. Sertifikat itu bisa menjadi posisi tawar dan diferensiasi yang jauh lebih baik saat akan terjun ke dunia kerja.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH., menambahkan bahwa UB terus mempersiapkan mahasiswa agar saat lulus sudah siap berbuat untuk bangsa. UB selalu berupaya mengarahkan mahasiswa agar menjalankan studi secara maksimal.
“Lulus tepat waktu, IPK baik itu bagian dari hard skill. Soft skillnya, kita siapkan juga, misalnya dengan aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan, termasuk kegiatan career expo seperti ini sangat mendukung untuk membuat alumni siap ketika nanti akan untuk berkarir, baik bekerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha,” ucap Setiawan Noerdajasakti. [dan/beq]






