Lembang Bandung (beritajatim.com)– Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Lembang Bandung diberikan fasilitas berupa Gerai PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara). Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini sangat terkejut dan bangga atas perkembangan para KPM yang menjadi berdaya guna pasca pembukan gerai PENA Lembang Bandung.
Hal ini disampaikan saat Mensos Risma meresmikan Gerai PENA Bale Lembang di Jalan Raya Tangkuban Parahu No. 30, Kayuambon Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/4).
Bale Lembang, bukan hanya menyediakan produk-produk dari Lembang saja, namun juga merupakan pusat hasil karya dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PENA se-Indonesia melalui 17 Sentra dan tiga Balai Diklat Kementerian Sosial.
“Gerai ini diperuntukkan untuk mendapatkan kesetaraan bagi para penerima manfaat tanpa melihat kondisi mereka,” pesan Mensos Risma. “Ruang diberikan secara gratis untuk penerima manfaat yang kurang sejahtera, baik sahabat PENA yang disabilitas, ataupun yang masih miskin. Supays mereka bisa sejajar dengan saudara kita yang lainnya.”
Pembukaan Gerai PENA ini merupakan bagian dari pendekatan yang terintegrasi dari upaya pengentasan kemiskinan melalui program PENA. Para KPM bukan saja mendapatkan modal berupa alat-alat produksi dan bahan bakunya, namun juga memperoleh pelatihan dan pendampingan terus menerus dalam memproduksi, mengemas, dan mem- branding serta akses ke pemasaran secara langsung dan online maupun pengembangan usahanya.
Berikut beberapa komentar KPM usai dibuka Gerai PENA
“Saya senang dan bangga Ibu Menteri Sosial datang ke Bale Lembang karena saya merasa dihargai dan saya akan lebih bersemangat berjualan. Terima Kasih Ibu Menteri Sosial.” Ahmad Fauzi Barista di Bale Lembang dengan disabilitas tuna rungu dan wicara.
Ahmad Fauzi sebelumnya bekerja sebagai ojek online pun bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan menabung.
“Insya Allah saya akan lebih semangat dalam bekerja agar ke depannya setelah graduasi dari Bale Lembang saya dapat membuka Usaha yang lebih besar dan maju.” diutarakan Dede Supriatna, seorang penyandang disabilitas fisik yang berjualan Kue Balok di Bale Lembang.
Baik Ahmad Fauzi dan Dede Supriyanto merasa bangga karena kopi latte hasil racikan serta kueh balok dipuji sangat enak oleh Mensos Risma.
Selain hidangannya sangat beragam, di Bale Kembang dapat dibeli juga aneka Batik Nusantara serta kriya-kriya unggulan dengan harga terjangkau, lokasinya juga sangat strategis, terletak tak begitu jauh dari Pasar Lembang.
Keunggulan lainnya, udara di kawasan Lembang masih sangat sejuk, udaranya bersih dan masih banyak pepohonan hijau. Sangat pas untuk bersantai bersama keluarga.
“Karena itu jika berwisata ke Bandung, jangan lupa singgah, menikmati makanan dan membeli oleh-oleh di Bale Lembang,” beber Risma lagi.
Risma menegaskan Kemensos terus berkomitmen membantu para KPM agar mereka dapat hidup berdikari.
Per Maret 2024 Kementerian Sosial telah mengraduasi 21.333 KPM PENA di seluruh Indonesia.
“Program PENA diharapkan dapat membantu mereka meningkatkan pendapatan dan tentunya kesejahteraan KPM. Yang pada akhirnya diharapkan bisa graduasi atau lepas dari bantuan sosial dan kemiskinan,” tutup Risma. [aje/ADV]






