Tuban (beritajatim.com) – Sebuah operasi polisi berhasil mengamankan sekelompok anggota gangster yang mengatasnamakan diri Jalur Gaza. Mereka diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban setelah melakukan konvoi pada Rabu malam (18/04) di wilayah Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Saat diamankan, kelompok tersebut diduga melakukan penyerangan terhadap mobil yang melintas, termasuk kendaraan polisi. Bahkan, Kanit Jatanras Satreskrim Polres Tuban yang berada di lokasi kejadian juga menjadi sasaran amukan.
Sebanyak 10 pemuda dari Jalur Gaza ini diamankan bersama dengan kendaraan bermotor mereka dan dibawa ke Mapolres Tuban untuk dilakukan pembinaan serta dipanggil orang tua mereka.
AKP Rianto, Kasat Reskrim Polres Tuban, mengungkapkan bahwa dari 10 pemuda yang diamankan, 2 di antaranya telah dipulangkan karena berada di lokasi kejadian yang berbeda.
“Mereka melakukan konvoi di jalan raya dan juga melakukan pengrusakan terhadap kendaraan yang melintas,” ujar AKP Rianto pada Jumat (19/04/2024).
Lebih lanjut, dari 8 pemuda yang tersisa, pihak kepolisian telah memberikan pembinaan dan memanggil orang tua mereka untuk menandatangani surat pernyataan bahwa anak-anak mereka tidak akan mengulangi perilaku tersebut.
“Kami mengimbau kepada orang tua untuk memantau anak-anak mereka. Jangan biarkan mereka keluar di atas pukul 22.00 WIB, terutama untuk nongkrong. Mereka hanya kami beri pembinaan, dan kami mencukur rambut mereka sebagai penanda,” papar AKP Rianto.
“Apabila masyarakat menemui kejadian serupa, kami mengimbau agar segera melaporkannya kepada kepolisian. Hal ini semata-mata untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan sebagai rasa kasihan kepada orang tua di rumah,” tambah Rianto. [ayu/but]







