Malang (beritajatim.com) – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan pemerataan pembangunan di bidang infrastruktur jalan akan digenjot tahun 2025 dengan mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar di masing-masing kecamatan.
Sehingga, perekonomian di daerahnya bisa lebih maju dengan didukung kondisi akses jalan yang lebih baik. Maka dengan begitu, tiap kecamatan bisa membagikan ke tiap-tiap desa secara rata.
“Nanti per kecamatan di ploting Rp 10 miliar untuk pemerataan pembangunan,” tegasnya, Rabu (17/4/2024).
Kata Sanusi, di tahun 2025 inilah anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sudah jadi. Sehingga tidak bisa terealisasi di tahun ini.
Ia menambahkan, nantinya setiap desa melakukan perencanaan ataupun melakukan musyawarah di mana saja jalan yang menjadi prioritas. Sehingga, rencana pembangunan tersebut bisa disampaikan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang.
“Sehingga dilakukan perencanaan oleh Pak Tomie dari Bappeda. Setelah itu ke Pak Sekda nanti diajukan ke Dewan,” bebernya.
Untuk jalan yang akan diperbaiki, Sanusi menyebut tergantung desa. Bisa saja jalan menuju wisata yang diutamakan. Bisa jadi jalin menuju ibu kota kabupaten yang diutamakan, yang jelas, per kecamatan dianggarkan Rp 10 miliar.
“Total Rp 400 miliar untuk 33 Kecamatan. Nanti saya bagi per kecamatan lalu dilakukan musyawarah. Jika nanti perdesanya ketemu berapa, maka cetak di banner biar sama-sama tahu,” Sanusi mengakhiri. [yog/but]







2 Komentar
Bagus pak tolong bangunan d3sa rejosari perbatasan wonokerro dan Karangsari dahulukan pak. Soalnya selama puluhan tahun gak pernah ksentuh bangunam sama skali teimkasij bapak bupati.👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Bagus pak bupati
Tolong pak bupati jalan yg ada di dusun balewarti klakah kususnya bangun duluan pak soalnya sdh puluhan tahun tidak tersentuh bangunan sama sekali.
Jalannya hancur lebur. alamat Rejosari utara perbataan Karangsari dan Wonekerto trimakasih.
👍👍👍👍👍
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏