Bojonegoro (beritajatim.com) – Awak bus yang sempat bentrok dengan pemudik di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, masuk Desa Kalisari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (14/4/2024) akhirnya mendapat sanksi tegas dari Kepolisian. Satlantas Polres Bojonegoro menilang awak bus tersebut lantaran membahayakan pengguna jalan lain.
Pasca bentrok tersebut, Satlantas Polres Bojonegoro mengamankan awak bus yang terdiri dari sopir, kenek, dan kondektur. Sementara pemudik mengendarai Toyota Avanza warna hitam yang terlibat dalam bentrokan tersebut masih dalam proses pendalaman.
Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Anjar Rahmad Putra mengatakan, hasil penyelidikan dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap awak bus, diperoleh keterangan bahwa bentrok terjadi lantaran si sopir bus emosi. Hal itu dipicu bus tidak diberi jalan saat hendak mendahului.
Sopir bus bernomor polisi S 7913 UA, Agus Pujianto (35) warga Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora saat itu berjalan dari Bojonegoro menuju ke Surabaya. Sampai di lokasi, Jalan Raya Bojonegoro – Babat turut Desa Kalisari Kecamatan Baureno saat hendak mendahului tidak diberi jalan.
“Sesampai di Kecamatan Baureno bus ingin mendahului atau ngeblong, namun tidak diberi jalan oleh pengendara Avanza, hingga terjadi bentrokan,” ujar Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Anjar, Senin (15/4/2024).
Selain sopir, awak bus yang dimintai keterangan juga kenek bus, bernama Arip Sugianto (26) warga Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan dan kondektur bus, yakni Fida Ababil Romadhoni, warga Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
“Unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro telah melakukan penilangan dan kami tahan bus tersebut. Sedangkan untuk sopir bus, kami koordinasikan dengan pihak PO Bus untuk diberikan sanksi,” ujar pria lulusan Akpol tahun 2015 itu.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat jika mengetahui adanya sopir bus yang arogan di jalan untuk bisa dilaporkan dengan mengirim video ke media sosial Satlantas Polres Bojonegoro. Pihaknya juga meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan perjalanan. [lus/beq]






