Malang(beritajatim.com) – Iklim investasi di Kota Malang diklaim kian tumbuh seiring berakhirnya massa pandemi Covid-19. Disnaker-PMPTSP Kota Malang bahkan menargetkan nilai investasi mencapai Rp1,4 triliun pada 2024.
“Peta investasi Kota Malang masih disusun saat ini. Tapi secara garis besar untuk peta investasi Kota Malang sangat menarik bagi investor,” ujar Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan.
Arif menyebut target Rp1,4 triliun naik Rp700 miliar dibandingkan tahun lalu. Pada 2023 kemarin nilai investasi di Kota Malang mampu menyentuh angka Rp2 Triliun. Dia pun optimis target Rp1,4 triliun dapat tercapai di 2024 ini.
“Di tahun 2023 kemarin total investasi kita menyentuh angka di Rp2 triliun lebih. Sekarang target investasi Kota Malang dinaikkan dari Rp700 milyar menjadi Rp1,4 triliun di tahun 2024 ini,” ujar Arif.
Arif mencontohkan sejumlah potensi Kota Malang yang bisa menjadi pilihan investor dalam menanamkan modalnya mulai dari bidang kuliner hingga perumahan.
“Mulai bidang kuliner, perhotelan, rumah makan hingga investasi perumahan di Kota Malang sangat menarik untuk menjadi salah satu primadona investor untuk menanamkan modal,” ujar Arif.
Soal strategi, Pemkot Malang berusaha menjaga investor lama untuk tetap berinvestasi di Kota Malang. Disisi lain Pemkot Malang merayu investor baru untuk menanamkan modal usaha di Kota Malang.
“Rumus investasi sebenarnya mudah, mempertahankan investor yang lama dan menarik investor baru,” ujar Arif. (luc/ted)






