Surabaya (beritajatim.com) – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menunjukkan komitmennya sebagai bagian dari bangsa dengan menyetorkan kewajiban kepada negara senilai Rp1,51 triliun sepanjang tahun 2023.
Jumlah ini meningkat 11% dibandingkan tahun 2022, mencerminkan kerja perusahaan yang gemilang dan kontribusinya yang signifikan dalam pembangunan nasional.
“Kontribusi ini merupakan wujud ketaatan perusahaan pada aturan dan bentuk dukungan nyata Pelindo Petikemas untuk pembangunan nasional melalui APBN,” terang Corporate Secretary SPTP, Widyaswendra.
Dari total setoran, Rp1,29 triliun merupakan pajak, Rp5,98 miliar PNBP, dan Rp214,18 miliar berupa konsesi. Pajak penghasilan (PPh) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp886,71 miliar, diikuti PPN Rp354,98 miliar dan PBB Rp49,84 miliar.
Melampaui Target APBN
Pencapaian ini menunjukkan komitmen berkelanjutan SPTP dalam mendukung keuangan negara. Pada tahun 2022, SPTP telah menyetorkan Rp1,36 triliun. Kontribusi SPTP tahun 2023 pun melampaui target APBN 2023, menunjukkan peran penting BUMN ini dalam mencapai tujuan fiskal negara.
Setoran SPTP merupakan bagian dari total pendapatan negara yang mencapai Rp2.774,3 triliun di tahun 2023. Realisasi ini melampaui target APBN 2023 dan menunjukkan geliat pemulihan ekonomi nasional.
Pencapaian SPTP ini menjadi bukti nyata bahwa BUMN mampu menjadi motor penggerak ekonomi dan memberikan kontribusi signifikan bagi negara. SPTP berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan perannya dalam pembangunan nasional, membawa Indonesia maju dan sejahtera. [rea/but]






