Pasuruan (beritajatim.com) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjalin kerjasama dengan PT Easterntex, perusahaan tekstil ternama di Pasuruan. PGN akan menyalurkan gas bumi rata-rata 6.104 MMBtu per bulan untuk mendukung proses produksi PT Easterntex.
PT Easterntex, yang memproduksi benang dan kain campuran serat polyester/kapas, sebelumnya menggunakan batu bara sebagai sumber energi utama. Perusahaan ini memutuskan untuk beralih ke gas bumi karena lebih hemat, ramah lingkungan, dan mendukung pengurangan emisi karbon.
“Kami beralih ke gas bumi karena hemat energi, suplai energi yang berkelanjutan, mendukung pengurangan karbon dan salah satu upaya penggunaan energi terbarukan,” jelas Nobuhiro Yoshimura, Presiden Direktur PT Easterntex.
Heri Frastiono, Area Head Pasuruan PT PGN Tbk, mengapresiasi kepercayaan PT Easterntex terhadap PGN sebagai penyedia energi bersih. “Kami berkomitmen untuk menjaga ketahanan pasokan gas dan mengalirkan gas bumi secara terus menerus selama 24 jam per hari dan 7 hari dalam sepekan dengan harga yang kompetitif,” ujar Heri.
Heri menambahkan, penggunaan gas bumi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas industri PT Easterntex dan menghasilkan produk yang lebih berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi misi PGN untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target net zero emission pada tahun 2060.
Nobuhiro berharap PGN dapat terus menjaga stabilitas suplai gas karena sangat penting untuk keberlangsungan proses produksi PT Easterntex.
Kerjasama antara PGN dan PT Easterntex merupakan contoh nyata komitmen kedua belah pihak dalam mendukung penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan. Hal ini diharapkan dapat mendorong industri tekstil di Indonesia untuk beralih ke gas bumi dan berkontribusi dalam upaya penanggulangan perubahan iklim. [rea/beq]






