Malang(beritajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) penyedia layanan internet seluler ternama di Indonesia yang kini menaungi 2 provider ternama, IM3 dan Tri punya cara tersendiri untuk berbagi berkah di bulan Ramadhan. Salah satunya lewat program Gerobak Berkah yang ditujukan bagi para marbot masjid.
Gerobak Berkah yang diberikan lebih menyerupai kios non-permanen yang dapat digunakan untuk berjualan makanan dan minuman sekaligus menjual barang dan jasa layanan seluler dari produk Indosat.
Adapun, di gerobak ini menjadi sentra penukaran loyalty poin pelanggan melalui aplikasi myIM3 dan bima+. Selain memiliki manfaat ekonomis, Gerobak Berkah ini menjadi perpanjangan tangan pelayanan Indosat secara lebih dekat pada pelanggan.
SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam program ini. Dengan menukar loyalty point di sana, pelanggan telah berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian lokal.
Gerobak Berkah menjadi bentuk dukungan Indosat menggerakkan perekonomian dengan melibatkan para marbot masjid. Kerap terabaikan, peran marbot sangat penting dalam sebuah masjid yang menjadi tempat pengembangan komunitas lokal dan ikatan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya.
“Di bulan Ramadan ini, kami ingin mengajak semua masyarakat berbagi berkah lewat gerakan sosial program Gerobak Berkah dengan melibatkan peran marbot sebagai agen perubahan sosial,” kata Steve.
Head of Region East Java Indosat Ooredoo Hutchison, Prio Sasongko menambahkan Gerobak Berkah merupakan bentuk kepedulian Indosat terhadap lingkungan sekitar. Program ini diambil dari donasi para karyawan yang dikelola lembaga ZIS-nya Indosat.
Sejauh ini, total ada sekitar 144 gerobak yang akan didistribusikan di 57 lokasi di seluruh Indonesia pada akhir Ramadan 2024, termasuk di Jawa Timur. ”Kami berharap program ini dapat memberi manfaat yang berkelanjutan bagi perekonomian masyarakat,” ujar Prio di Malang, Jumat, (22/3/2024).
Kepedulian Indosat terhadap marbot sudah dimulai sejak tahun lalu. Donasi didapat dari penukaran loyalty point pelanggan selama Ramadan. Tak henti pada donasi, kini para marbot bisa mandiri secara ekonomi lewat program Gerobak Berkah.
”Ke depannya, marbot yang menerima gerobak berkah ini juga akan mendapat modal, pelatihan usaha, hingga manajemen keuangan agar usahanya berlangsung secara berkelanjutan,” katanya.
Tak hanya itu, Indosat juga memastikan kualitas layanan jaringannya selama ramadan. Terutama di tempat ibadah, pusat perbelanjaan, pasar, terminal bus, stasiun kereta, bandara, pelabuhan, maupun di sejumlah rute transportasi utama seperti jalan tol dan jalur kereta api.
Sejumlah base transceiver station (BTS) baru turut dibangun dan mobile BTS (MBTS) dimobilisasi untuk memperkuat jangkauan sinyal di berbagai lokasi penting. Ini sebagai antisipasi menghadapi lonjakan trafik data selama Ramadan hingga Lebaran nanti.
”Diprediksi, lonjakan trafik data berpotensi naik sekitar 14 persen dibandingkan dengan trafik data rata-rata harian tahun ini. Waktu puasa kan banyak yang memilih main games, dengar pengajian hingga main media sosial,” ujar Prio.
Kendati terjadi lonjakan, pihaknya optimis kualitas pelayanan jaringan seluler hingga lebaran nanti terjaga dengan baik. Total Indosat menyiapkan lebih dari 6.000 BTS dengan site tersebar, termasuk di Kediri, Madiun hingga Trenggalek.
”Untuk di Malang, population coverage-nya tinggi sekali sudah 98 persen. Jadi saya kira kualitas jaringan selama periode mudik lebaran nanti aman. Sudah kita antisipasi,” ujarnya.
Selama Ramadan ini, Indosat juga menghadirkan produk unggulan Freedom Internet 150GB seharga Rp150.000 (harga normal Rp300.000). Sedangkan bagi pengguna Tri, dapat membeli kartu Perdana Happy mulai dari Rp25.000 yang berlaku 30 hari.
Berbagai macam promo tersebut juga sudah include dengan program berbuat kebaikan. Karena dalam setiap promo produk itu juga dikemas dengan program Sedekah Kuota yang akan disalurkan bekerjasama dengan Pusat Studi Al-Quran (PSQ). (luc/ted)






