Surabaya (beritajatim.com) – Pelaku pembunuhan Hudoyo (45), warga Medokan Semampir, Kota Surabaya yang jasadnya ditemukan di tengah Tambak Sukolilo tertangkap, Kamis (21/3/2024) malam. Namun, polisi masih merahasialam identitasnya karena pelaku masih menjalani pemeriksaan.
Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, pelaku pembunuhan terhadap Hudoyo masih teman satu profesi sebagai pencari kepiting. Motifnya adalah rebutan wilayah pencarian kepiting di lokasi tambak yang sama.
Dikonfirmasi beritajatim.com, Kapolsek Sukolilo Kompol Made Patera Negara mengatakan pihaknya akan segera mengungkap kepada publik terkait kronologis dan identitas pelaku yang menghilangkan nyawa Hudoyo. Namun, dia meminta publik bersabar karena pelaku masih diperiksa.
“Nanti segera kami rilis ya. Sabar dulu karena masih pemeriksaan,” kata Made saat dihubungi beritajatim.com, Jumat (22/3/2024).
Diketahui, lokasi ditemukannya jenazah Hudoyo (45), warga Medokan Semampir, Surabaya yang diduga dibunuh berada di tengah-tengah tambak dan jauh dari pemukiman. Jika mengacu dari letak terakhir akses sepeda motor via Jl. Arief Rahman Hakim, maka jarak antara lokasi parkir motor dan jenazah Hudoyo mencapai 7 kilometer. Jauhnya lokasi Hudoyo tewas membuat keluarga curiga jika yang melakukan pembunuhan adalah rekan seprofesi sebagai pencari kepiting.
Untuk menuju lokasi tewasnya Hudoyo via Jalan Raya Sukolilo Kasih, pantauan beritajatim.com apartemen Dian Regency dan perumahan Sukolilo Dian Regency sebagai pemukiman warga paling akhir di sekitar lokasi ditemukannya Handoyo tewas.
Dari perumahan tersebut, hanya bisa diakses sepeda motor sekitar 1 kilometer karena ada pembangunan perumahan baru. Setelah pembangunan perumahan itu, untuk menuju ke lokasi tewasnya Hudoyo diperlukan perjalanan 5-6 kilometer dengan kondisi tanah berlumpur.
“Kemungkinan (pembunuhan) sudah direncanakan (temannya). Kalau dari teman-teman adik saya, korban ada punya selisih paham dengan teman sesama pekerjaan di Tambak. Orangnya kos di Kejawan Tambak,” kata Agus Prayitno, kakak kandung korban Hudoyo saat ditemui di rumah duka. [ang/beq]






