Surabaya (beritajatim.com) – BRI Regional Office (RO) Surabaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan membangun Rumah Maggot dan Eco-Enzym di Kebonsari, Jambangan, Surabaya.
Rumah Maggot dan Eco-Enzym ini tak hanya membantu menangani masalah sampah organik di Surabaya, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat secara berkelanjutan.
Walikota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Rumah Maggot dan Eco-Enzym yang juga dihadiri oleh Fenny Amalo, Branch Manager BRI Jemursari, tokoh masyarakat, dan penggerak lingkungan.
Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih atas peran BRI, khususnya BRI BO Jemursari, dalam mendukung pembangunan Rumah Maggot dan Eco-Enzym. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, BRI, dan masyarakat membawa dampak positif bagi pengelolaan lingkungan dan ekonomi.
Kebutuhan maggot di Surabaya terbilang tinggi, dengan rata-rata 5 ton per hari. Saat ini, baru sebagian kecil yang bisa dipenuhi. Eri berharap Rumah Maggot ini dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
“Pemanfaatan Rumah Maggot dan Eco-Enzym dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA di Surabaya. Sampah bisa menjadi sahabat yang menghasilkan uang,” kata Eri.
Fenny Amalo, Branch Manager BRI Jemursari, menyampaikan kegembiraannya atas kesuksesan proyek ini. Rumah Maggot dan Eco-Enzym ini merupakan stimulan bagi masyarakat sekitar dari BRI melalui program pendanaan TJSL.
Proyek ini juga menjadi pilot project di Surabaya. Jika berhasil, BRI siap memberikan dukungan penuh untuk pengembangan Rumah Maggot dan Eco-Enzym di tempat lain, terutama dengan dukungan penuh dari pemerintah.
“Kalau di sini berhasil, kita akan melihat pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan manfaat ekonomi yang besar,” kata Fenny.
Salah satu penggerak Rumah Maggot di Kebonsari, Syarif Hidayat, menyampaikan terima kasih kepada BRI atas bantuannya. Rumah Maggot dan Eco-Enzym sangat bermanfaat bagi warga Kebonsari.
“Ini luar biasa, BRI sudah membantu masyarakat Kebonsari dengan membangun rumah maggot dan eco-enzyme yang akan sangat bermanfaat,” kata Syarif.
Pembangunan Rumah Maggot dan Eco-Enzym di Kebonsari merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi inovatif untuk masalah sampah dan ekonomi. [rea/beq]






