Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggandeng Islamic University of Madinah atau Universitas Islam Madinah untuk memperkuat program internasionalisasi dan mutu akademik.
“Unesa perlu menggandeng atau bersinergi dengan salah satu kampus terbaik di Arab itu untuk bekerjasama di bidang tridarma perguruan tinggi,” ujar Rektor Unesa Prof Nurhasan, Minggu (17/3/2024).
Ada sejumlah program yang direncanakan antara pimpinan Unesa dan Universitas Islam Madinah, salah satu di antaranya adalah terkait penguatan aspek akademik dan dosen dalam bentuk pertukaran dosen.
“Unesa punya Prodi Ekonomi Islam yang didukung dengan para dosen ekonomi Islam dan agama Islam. Dengan kerja sama ini, dosen Unesa bisa lanjut studi di Universitas Islam Madinah atau menjadi dosen tamu khusus di sana,” jelasnya.
Sementara Direktur LPSP Unesa Dr Martadi menyebut, dosen Universitas Islam Madinah juga bisa menjadi dosen tamu di Prodi Ekonomi Islam Unesa. Dengan begitu, diharapkan terjadi penguatan akademik yang mendorong peningkatan mutu dan atmosfer akademik bertaraf global.
“Selama ini kita sudah banyak bekerjasama dengan perguruan tinggi asal Eropa, Jepang, dan Tiongkok. Maka saat ini sudah waktunya bagi Unesa untuk memperluas hubungan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di timur tengah,” ujarnya.
Kerjasama kedua pihak ini dibahas saat jajaran pimpinan Unesa berkunjung ke kampus Universitas Islam Madinah pada awal Maret 2024 lalu.
Universitas Islam Madinah merupakan kampus negeri terkemuka di Arab Saudi dengan 22 ribu mahasiswa, yang tak hanya berasal dari sekitaran semenanjung Arab, tetapi juga dari berbagai negara lain, termasuk Indonesia.
Setidaknya ada 200 mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di sana. Kampus ini memiliki keunggulan di bidang keagamaan dengan kajian yang komprehensif. Selain itu juga didukung dengan pakar agama dan ulama. [ipl/aje]






