Gresik (beritajatim.com)- Aksi korban begal motor dan perampasan ponsel di Bulan Ramadhan kembali terjadi di wilayah Kota Gresik. Kali ini dialami oleh dua remaja berinisial MN (13) dan SR (13) usai tarawih di kawasan Perum Pondok Permata Suci (PPS).
Kejadian tersebut bermula saat MN dan SR hendak membeli kue dengan mengendarai motor Yamaha Aerox W 5912 DK. Setelah melewati jembatan. Kedua remaja itu, dipepet oleh tiga orang tak dikenal dengan mengendarai motor.
Setelah berhasil dipepet, kedua korban MN dan SR dipisahkan oleh pelaku. Dengan berdalih korban terlibat tawuran. Motor korban dan dua ponsel yang dikantongi raib dibawa kabur oleh pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Saiful Rokhim membenarkan adanya laporan ini. Dari keterangan kedua korban itu dirinya dipisahkan oleh pelaku. Ada yang dibawa ke kantor PDAM Suci serta ke warung kopi yang sepi.
“Korban SR sempat dibawa pelaku ke daerah sekitar Terminal Bunder lalu diturunkan di pinggir jalan lalu motornya dibawa kabur. Sementara MN ditelantarkan di dekat PDAM Suci,” ujarnya, Jumat (15/03/2024).
Saiful Rokhim menjelaskan modus kejahatan ini sama dengan kejadian sebelumnya di Jalan KH Syafii dengan kantor Desa Suci yang dialami dua pelajar SMA pada Februari 2023 lalu. “Modusnya sama ponsel milik korban serta motor yang dikendarai dibawa kabur oleh pelaku,” paparnya.
Kendati modusnya sama kata dia, anggotanya di lapangan masih menyelidiki kasus ini. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama pelakunya bisa tertangkap. “Soal pelakunya sama atau tidak kami tidak bisa berandai-andai. Yang pasti penyelidikan masih berlangsung,” tandasnya. [dny/kun]






