Blitar (beritajatim.com) – Angka pengangguran di Kabupaten Blitar mencapai 36 ribu orang. Mayoritas pengangguran di Bumi Penataran ini merupakan lulusan SMA/SMK.
Jumlah pengangguran tersebut diketahui dari data hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar tahun 2023. Dalam data tersebut diketahui ada 36 ribu warga Kabupaten Blitar yang hingga kini belum mendapatkan pekerjaan.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Blitar mencapai 4,91 persen atau turun 0,54 persen poin dari TPT pada 2022 yang mencapai 5,45 persen,” kata Ulfa Hamidah, Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Blitar, Kamis (13/3/2024).
Angka pengangguran di Kabupaten Blitar pada tahun 2023 ini sebenarnya mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 lalu. Tingkat penurunan angka pengangguran di Bumi Penataran ini mencapai 0,54 persen.
Sekadar diketahui pada 2022 lalu, angka pengangguran di Kabupaten Blitar pada tahun 2022 mencapai 40 ribu orang. Jumlah itu jauh lebih banyak dari tahun 2023 yang mencapai 36 ribu orang pengangguran.
“Angka ini cenderung menurun dibanding tahun 2022 lalu di mana angka pengangguran mencapai 40 ribu orang,” tegasnya.
Tingkat Pengangguran Terbuka ini dihitung oleh BPS dari survei Angkatan Kerja Nasional yang dilakukan pada Agustus 2023 lalu. BPS menyebut angka ini masih belum kembali normal seperti 2019 lalu yang angka TPT nya hanya 3 persen.
Saat pandemi Covid-19 banyak pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan karena situasi ekonomi masih sulit mereka yang terkena PHK tersebut belum mendapatkan pekerjaan baru.
“Namun mulai tahun 2022 lalu sebagian mulai normal karena usaha mikro kecil seperti angkringan mulai berjalan,” tutupnya.
Banyaknya jumlah pengangguran ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Blitar. Memperluas lapangan kerja dan membuka seluas-luasnya investasi menjadi cara yang paling ampuh untuk menyerap pengangguran.
Di samping itu, mendorong pertumbuhan di sektor menengah kecil mikro. Sehingga diharapkan dari sektor UMKM ini juga bisa ikut menyerap pengangguran yang jumlahnya masih mencapai 36 ribu orang. [owi/beq]






