Jember (beritajatim.com) – Perempuan mendominasi lima kursi Partai Persatuan Pembangunan di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, berdasarkan hasil Pemilihan Umum 2024. Ada tiga perempuan yang menjadi legislator dan dua di antaranya adalah wajah baru.
Tiga calon legislator perempuan terpilih dari PPP adalah Susmiati (Daerah Pemilihan 2), Intan Permatasari (Daerah Pemilihan 3), dan Siti Baidaus Solehah (Daerah Pemilihan 6). Sementara dua caleg terpilih lainnya adalah Ahmad Ibnu Baqir (Daerah Pemilihan 4) dan caleg petahana Ikbal Wilda Fardana (Daerah Pemilihan 7).
“Insyallah tiga orang perempuan. Ini tidak lepas dari acara konsolidasi Wanita Persatuan Pembangunan. Kami memberikan semangat, bahwa perempuan memiliki peluang yang sama dengan lelaki. Tidak ada kata perempuan hanya sekadar pelengkap kuota 30 persen. Terbukti tiga caleg perempuan yang insyaallah akan dilantik,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember Madini Farouq, Sabtu (9/3/2024).
Madini menyebut Wanita Persatuan Pembangunan menjadi ujung tombak penting pemberdayaan politik perempuan. “Ini yang kami optimalkan peran dan fungsinya, termasuk Gerakan Pemuda Ka’bah. Dua caleg terpilih lainnya adalah Ketua GPK (Ikbal Wilda Fardana) dan Ibnu Baqir yang berusia di bawah 30 tahun ini mewakili pemuda santri,” katanya.
Sebenarnya ada pertambahan jumlah pemilih PPP dari 93 ribu suara pada Pemilu 2019 menjadi 95.119 suara pada Pemilu 2024. Namun rupanya pertambahan suara ini tidak berkorelasi dengan pertambahan jumlah kursi. Jumlah kursi PPP untuk DPRD Jember periode 2024-2029 tetap lima, sama dengan jumlah kursi periode sebelumnya.
“Kami bersyukur karena masih bisa mempertahankan lima kursi di tengah pemilu yang semua caleg mengatakan bahwa ini pemilu yang paling brutal. Oknum penyelenggara diragukan obyektivitasnya dan diduga ikut bermain, sehingga kami masih bisa bertahan lima kursi itu ya alhamdulillah dan perolehan suaranya bertambah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember Madini Farouq, Sabtu (9/3/2024).
PPP sebenarnya menargetkan 10 kursi di DPRD Jember. “Tapi kami bisa bertahan dengan lima kursi, sudah sesuatu yang luar biasa, karena di kabupaten-kabupaten lain, PPP cenderung mengalami penurunan. Saya diminta laporan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). DPW mengatakan, bisa bertahan lima kursi itu bagus, karena yang lain rata-rata turun semua,” kata Madini.
Madini sebenarnya mengkalkulasi bisa memperoleh enam kursi. “Tapi ya itulah, terjadi permainan-permainan sehungga kami hanya bisa mempertahankan lima kursi,” katanya.
Madini beterima kasih kepada para calon legislator PPP yang solid dan terus bergerak. “Alhamdulillah sebelum pemilu kami sempat turun ke bawah, mengumpulkan pengurus di tingkat desa dan kecamatan di tujuh daerah pemilihan. Kami juga diuntungkan, karena menjadi tuan rumah kampanye nasional menjelang hari tenang. Itu menambah semangat teman-teman. Lima kursi itu kerja keras para caleg dan kader,” katanya. [wir]






