Ponorogo (beritajatim.com) – Aksi maling sepeda angin di salah satu rumah di Kabupaten Ponorogo, terekam oleh kamera Closed Circuit Television (CCTV).
Dalam video rekaman CCTV berdurasi 23 detik itu, menunjukan seorang laki-laki dengan memakai celana selutut, memakai jaket, bermasker dan bertopi mengendap-endap ke rumah warga di Jalan Ukel Gang 1 Kelurahan Kertosari Kecamatan Babadan Ponorogo.
Merasa lingkungan sepi dan aman, pelaku pun masuk ke lingkungan rumah, dan membawa sepeda angin yang diletakkan di halaman rumah. Padahal, jika dilihat dari CCTV, maling itu melancarkan aksi, belum terlalu malam, yakni pukul 21.05 WIB pada hari Minggu (3/3) kemarin.
“Kejadiannya tadi malam, sekeluarga waktu itu masih berada di rumah bagian belakang,” kata Tri Sumawan, korban yang kehilangan sepeda anginnya, Kamis (04/03/2024).
Tri Sumawan mengaku bahwa dirinya sadar kehilangan sepeda, satu jam sesudahnya. Saat dirinya ke depan, untuk memasukkan sepedanya ke dalam rumah. Saat tahu, sepedanya tidak ada di teras rumah, Tri pun mengecek rekaman dari CCTV. Dari situ, Ia mendapati ada seorang yang sejam sebelumnya mengambil sepeda anginnya.
“Saat mengambil sepeda itu, maling terekam CCTV yang dipasang di atap teras rumah,” katanya.
Pasca kejadian itu, Tri pun melaporkan kejadian kemalingan sepeda itu, kepada ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Atas peristiwa kemalingan itu, Tri pun mengaku pihaknya mengalami kerugian kurang lebih Rp3 juta. Keesokan harinya, ada patugas kepolisian ke rumah, untuk mengambil keterangan dari peristiwa kemalingan sepeda itu.
“Ini baru pertama lali terjadi di lingkungan ini. Ya mudah – mudahan malingnya ketangkap,” pungkasnya.(end/ted)






