Mojokerto (beritajatim.com) – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Raden Wijaya menggelar bakti sosial (baksos). Para mahasiswa ini menyasar Yayasan Penyantun Anak Yatim dan Dhuafa (YPAY) Al Ikhlas di Jalan Brawijaya Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Baksos tersebut dalam rangka meningkatkan kepedulian antar-sesama jelang bulan suci Ramadan. Berbagi ke panti asuhan ini dilakukan para mahasiswa di Kota Mojokerto sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu dan duafa di tengah mahalnya kebutuhan pokok.
Para mahasiswa menyerahkan bantuan sejumlah bahan pokok (sembako) ke pengurus YPAY Al Ikhlas untuk anak yatim piatu yang ada di YPAY Al Ikhlas. Bantuan yang diserahkan berupa beras, gula pasir, telur ayam, mi instan, serta minyak goreng.
“Menjelang Ramadan, kami isi kegiatan Dema dengan bakti sosial ke yayasan. Karena saat ini harga kebutuhan pokok naik, kami ingin mengurangi beban panti asuhan,” ungkap Ketua Dema STIT R Wijaya, Alvian Dwiyansyah Annas, Jumat (1/3/2024).
Alvian menjelaskan, YPAY Al Ikhlas Kota Mojokerto dipilih sebagai sasaran baksos kali ini bukan tanpa alasan. Para mahasiswa khususnya Dema STIT Raden Wijaya ingin mengenang jasa KH Achyat Chalimi atau Abah Yat. Lantaran, Abah Yat merupakan pendiri yayasan tersebut sekaligus pendiri STIT R Wijaya.
“Saat ini, YPAY Al Ikhlas Kota Mojokerto mengasuh 20 anak. Maka kami membantu panti asuhan tersebut untuk mengenang jasa KH Achyat Chalimi. Kami tadi juga minta doa dari panti asuhan karena beberapa tahun kemarin kami sempat vakum karena problem internal,” katanya.
Alvian berharap baksos tersebut bisa sedikit membantu anak-anak yatim piatu dan duafa yang ada di YPAY Al Ikhlas Kota Mojokerto, Selain itu, ia juga meminta doa dari panti asuhan agar Dema STIT R Wijaya Kota Mojokerto menjadi lebih baik ke depan. [tin/suf]






