Sampang (beritajatim.com) – Minimnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang, membuat sejumlah kegiatan dipangkas. Salah satunya kegiatan rutin tahunan Safari Ramadan yang juga ditiadakan.
Padahal, Safari Ramadan ini merupakan bagian dari silaturahmi antara pejabat, tokoh masyarakat dengan para ulama.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan membenarkan, jika kegiatan safari Ramadan tahun ini tidak bisa digelar.
“Penyebab utama memang terkait minimnya anggaran,” terangnya, Senin (26/2/2024).
Ia juga tidak menjelaskan secara rinci terkait kegiatan penganti Safari Ramadan. Namun, kemungkinan masih ada kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama namun dikemas dengan sistem lain.
“Silaturahmi dengan tokoh ulama tetap dijaga namun memang untuk Safari Ramadan ditiadakan,” imbuhnya.
Sekedar diketahui, Safari Ramadan pada bulan puasa sebelumnya dilaksanakan di 14 kecamatan se Kabupaten Sampang, yang rata-rata digelar di masjid. [sar/aje]






