Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang Muktamar ke-XX, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) meluncurkan buku Gerakan Inklusif ‘Sumbangsih Pemikiran dalam Aktualisasi 7 Pilar Gerakan Inklusif Berkemajuan’.
Ketua DPD IMM Jatim sekaligus Ketua Angkatan Darul Arqom Paripurna (DAP) Jatim Firdaus Suudi mengatakan, buku ini merupakan luaran kegiatan DAP yang telah dilaksanakan pada September 2023 lalu.
Buku ini lahir dari kader muda Muhammadiyah yang berisi gagasan dari berbagai disiplin ilmu berbeda. Firdaus menyebut dengan lahirnya buku menjelang Muktamar XX IMM menjadi perwujudan gagasan kritis, karena kecintaan anak muda terhadap Muhammadiyah dan bangsa.
“Kompilasi tulisan yang ditulis secara kritis ini harapannya akan menjadi referensi kritis dalam merespon hal-hal aktual yang terjadi saat ini dan menjadi amal intelektual yang bermakna bagi kemajuan ikatan, persyarikatan umat dan bangsa,” ujar Firdaus, Jumat (23/2/2024) malam.
Baginya, buku ini sekaligus menjadi kado dalam muktamar yang akan digelar di Palembang itu. Ia pun berharap muktamar nanti akan bermartabat dan dilaksanakan dengan semangat intelektual yang berintegritas. Sehingga, bisa menjadi teladan bagi organisasi kemahasiswaan lain.
Selain itu, Muktamar XX IMM ini diharapkan mampu menghasilkan kepemiminan yang baik, ideal sesuai dengan visi-misi IMM masa depan, mulai dari transformasi organisasi, modernisasi perkaderan, kemandirian ekonomi, membangun basis sosial masyarakat hingga digitalisasi gerakan IMM.
“Tentu harapannya yang memiliki visi dan misi IMM dengan program yang sesuai sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas mahasiswa yang tangkas kepemimpinan juga maju dalam gerakan,” tuturnya.
Sebagai Ketua DPD IMM Jatim, Firdaus juga menegaskan bahwa IMM akan terus menjadi penerus, penyempurna, dan pelangsung perjuangan Muhammadiyah dan bangsa pada masa-masa mendatang. [ipl/but]






