Bojonegoro (beritajatim.com) – Bayi perempuan ditemukan mengapung di sungai Apur turut Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
Bayi yang sudah tidak bernyawa itu ditemukan saat para santri sedang melakukan bersih-bersih sungai yang ada di samping pondok pesantren.
Saat itu, para santri di pondok pesantren An Nuroniah yang ada di Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander sedang membersihkan sungai yang ada di samping pondok pesantren.
Kemudian, salah satu santri saat hendak membetulkan paralon yang melintang sungai mengetahui ada bayi yang tersangkut.
Saksi yang pertama kali mengetahui sosok bayi tersebut yakni M Abdul Mu’id (16) asal Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, sekitar pukul 12.00 WIB. “Saksi saat itu sedang membetulkan paralon yang melintang di sungai,” ujar Kapolsek Dander Polres Bojonegoro, AKP Jadmiko, Selasa (6/2/2024).
Atas kejadian itu, saksi dibantu oleh yang lain kemudian mengangkat bayi tersebut ke tepi sungai dan melaporkan kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian yang mendapat laporan selanjutnya mendatangi lokasi untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara bersama pihak medis.
“Hasil pemeriksaan tim medis RSUD Bojonegoro korban berjenis kelamin perempuan, dengan panjang 39 cm dengan berat badan 701 gram,” ujar Jadmiko.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan atas temuan mayat bayi perempuan di sungai tersebut. Sementara, hingga saat ini belum diketahui identitas mayat dan masih dilakukan pencarian orang tua korban. [lus/ted]






