Jember (beritajatim.com) – Pilar 08, kelompok relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, percaya diri bisa merebut kemenangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Namun elektabilitas duet tersebut di Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi masih kurang tinggi.
“Kami hari ini berfokus ke Jawa Timur. Beberapa daerah yang menjadi perhatian kami adalah Banyuwangi, Situbondo, Lumajang. Di beberapa daerah itu, kami sudah terjun langsung melakukan serangan udara dan darat melalui event-event yang menyentuh rakyat,” kata Ketua Umum Pilar 08 Kanisius Karyadi.
Pilar 08 memasang wajah Prabowo-Gibran pada papan reklame di 300 titik di Jawa Timur. “Juga ribuan banner di hampir 38 kabupaten dan kota. Harapannya masyarakat ingat dengan pasangan nomor urut 2. Kami juga menyentuh perhatian masyarakat akar rumput,” kata Karyadi.
Ada beberapa kegiatan untuk menggaet suara pemilih seperti bantengan di Lumajang, jaranan di Banyuwangi, dan senam gemoy di Situbondo. “Intinya pada daerah-daerah tersebut kami terus bekerja keras, karena pada hari ini (hasil) surveinya agak kurang. Misalnya daerah Situbondo masih agak kurang,” kata Karyadi.
Sementara untuk Jember, Karyadi percaya diri, Prabowo – Gibran akan menang di atas 60 persen. Konsolidasi dilakukan dengan melaksanakan jalan sehat, Minggu (4/2/2024). “Kami ingin memastikan simpul-simpul massa di Jember terkonsolidasi dan mampu untuk kita arahkan untuk hadir di TPS pada 14 Februari 2024,” katanya.
Menurut Karyadi, Jember menjadi perhatian karena memiliki jumlah suara pemilih cukup besar di Jatim, yakni sekitar 1,9 juta orang. “Kami ingin mengecek dan memastikan Jember menjadi lumbung suara besar yang turut menyumbang suara nasional,” katanya.
Sejumlah survei menunjukkan perolehan suara Prabowo – Gibran di Jember cukup besar. Karyadi menilai faktor kehadiran Abdus Salam, Ketua Partai Amanat Nasional Jember, mantan calon bupati, dan calon legislator DPR RI cukup menentukan. “Cak Salam ini gerakannya luar biasa. Selain itu gerakan partai pendukung juga bagus dan solid. Gerakan-gerakannya masih massif,” katanya.
Karyadi juga berharap perolehan suara positif di Jember bisa menular ke tiga daerah sekitarnya. “Jember ini kami harapkan menutup suara di daerah lain yang selama ini masih agak kurang. Tapi di daerah-daerah yang masih kurang itu, kami bekerja keras dengan melakukan gerakan-gerakan turun ke bawah dengan event-event yang bisa mempopulerkan dan harapannya pasangan nomor urut 2 ini bisa dicintai dan dipilih pada 14 Februari 2024,” katanya.
Pemilu diharapkan berjalan satu putaran, menurut Karyadi, agar berjalan lancar, damai, dan gembira. “Paling penting bisa menghemat anggaran negara dan dipakai untuk kepentingan lainnya,” katanya. [wir]






