Bojonegoro (beritajatim.com) – Jembatan Simo Glendeng penghubung antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro resmi dibuka. Jembatan itu sempat ditutup sejak Agustus 2023 lalu karena amblas.
“Dengan ini, forum lalu lintas dua kabupaten, Jembatan Glendeng secara resmi dinyatakan dibuka,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR PRKP) Tuban, Agung Supriyadi, Kamis (1/2/2024).
Letak jembatan yang baru selesai dibangun pada jalan kelas 3 atau jalan kabupaten. Maka sesuai aturan, hanya kendaraan dengan berat maksimal 8 ton yang diperbolehkan melewati jembatan rehabilitasi ini.
Agung mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban berharap jembatan tersebut dapat lebih mendekatkan kedua kabupaten. Begitu pula jalur distribusi barang dan jasa bisa lancar sehingga perekonomian masyarakat di Tuban dan Bojonegoro dapat meningkat.
“Secara struktur jembatan ini mampu bertahan selama 50 tahun, karena ini sudah di bore pille sedalam 48 meter. Harapan kami bisa dipergunakan selama-lamanya,” terangnya.
Pembukaan jembatan yang menghubungkan lalu lintas Tuban dan Bojonegoro ini disambut gembira masyarakat yang sering melalui jembatan itu. Salah satunya, Lilik asal Kecamatan Rengel.
“Senang banget, karena sekarang nyaman, dulu susah harus muter, mudah-mudahan kuat dan tahan lama,” harapnya.
Demikian pula Astuti warga Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro yang biasa berdagang ke arah Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, menyatakan hal yang sama. “Tak perlu lagi bersusah-suah nambang (naik perahu),” ucapnya.
Sebelumnya, sesuai jadwal pengerjaan, jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo itu semestinya selesai pada akhir Desember 2023. Tetapi akibat kondisi tanah yang tidak stabil dan debit sungai yang meluap di musim hujan, diperlukan waktu lebih lama untuk penguatan pondasi di bagian bawah.
Proyek jembatan tersebut menelan anggaran APBD Tuban 2023 sebesar Rp20,8 miliar. Pada saat jembatan resmi ditutup pada 3 Agustus 2023 silam, arus lalu lintas sementara dialihkan memutar ke arah Ponco di wilayah Kecamatan Parengan. Atau melalui jalan alternatif di Desa Menilo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. [lus/beq]






