Kediri (beritajatim.com) – Ada 4 komoditas barang di Pasar Setono Betek Kota Kediri yang mengalami kenaikan harga. Hal ini diketahui setelah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat melakukan monitoring.
Kepala DKPP Kota Kediri Moh Ridwan mengatakan, monotoring harian harga komoditas di Pasar setono Betek ini untuk menstabilkan inflasi. Hasil monitoring dilaporkan ke Badan Pangan Nasional (Bapenas).
“Dikarenakan kita masuk tim pengendalian harga pangan di Bapanas jadi setiap hari update harga pangan,” ujar Moh Ridwan.
Berdasarkan monitoring tersebut, DKPP Kota Kediri mencatat terjadi kenaikan harga pada empat komonitas barang. Antara lain beras, bawang merah, cabai dan kentang.
Beras mengalami kenaikan dari harga Rp12.494 menjadi Rp12.577, bawang merah semula Rp26.500 menjadi Rp27.200, cabai merah besar semula Rp74.000 menjadi Rp74.500. Lalu, cabai rawit semula Rp31.000 menjadi Rp35.080 serta kentang semula Rp19.667 menjadi Rp.20.667.
Masih kata Ridwan, selain itu pihaknya juga mencatat ada komoditas barang yang mengalami penurunan harga. Antara lain, bawang putih bonggol semula Rp38.100 turun menjadi Rp37.600 dan cabai keriting Rp51.750 menjadi Rp50.930.
Di samping itu ada pula beberapa komoditas yang cenderung stabil, seperti gula tetap pada harga Rp16.500, minyak goreng curah Rp14.833, daging sapi murni Rp105.800, telur ayam ras Rp26.200, kedelai biji kering Rp13.600, serta jagung pipilan kering Rp7.085.
Kendati terdapat beberapa kenaikan harga, Ridwan memastikan pasokan di pasar tetap tersedia dan tidak mengalami kelangkaan.
Usai dilakukannya monitoring pasar, Ridwan menjelaskan pihaknya akan menindaklanjuti dengan melaporkan hasil pantauan ke Bapanas melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Jawa Timur.
“Update harga pangan ini sebagai laporan kami selaku Satgas Pangan Kota Kediri sebagaimana DKPP sebagai sekretaris kita lapor untuk pengambilan kebijakan ke depan,” ujarnya.
Hal tersebut ditempuh sebagai langkah dalam menganalisis komoditas-komoditas penyumbang inflasi yang selanjutnya dijadikan acuan sebagai pengambilan kebijakan pemerintah.
Dirinya berharap melalui kegiatan ini inflasi di Kota Kediri tetap terkendali, serta benar-benar memastikan ketersediaan pasokan pangan di Kota Kediri. [nm/ted]






