Ponorogo (beritajatim.com) – Relawan Jatim Beragam (Jawa Timur Bersama Ganjar-Mahfud) Ponorogo melakukan aksi sosial dalam upaya pencegahan stunting. Berkolaborasi dengan kelompok pemuda Desa Caluk Kecamatan Slahung, Jatim Beragam Ponorogo melakukan workshop pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
Sedikitnya ada 50 ibu hamil dan menyusui yang berada di sekitar situs sejarah Tapak Jaram Desa Caluk mengikuti kegiatan pemberdayaan kesehatan masyarakat dalam bentuk workshop pemenuhan gizi dan pencegahan stunting ini.
Diharapkan dengan kegiatan workshop ini masyarakat dapat memperdalam wawasan mengenai pemenuhan gizi. Sehingga masyarakat khususnya para ibu hamil dan menyusui dapat memastikan kecukupan pasokan gizi bagi buah hatinya.
“Selain mengkampanyekan Pak Ganjar dan Pak Mahfud, Tim Jatim Beragam Ponorogo melakukan workshop pencegahan stunting. Kita sasar sedikitnya 50 ibu hamil dan menyusui yang menjadi peserta workshop,” kata Ketua Jatim Beragam Ponorogo, Belva Mutiara Beby, Minggu (28/1/2024).
Selain workshop tentang pemenuhan gizi, Tim Jatim Beragam Ponorogo juga memberikan paket sembako untuk pencegahan stunting. Yakni berisikan susu, minyak goreng, roti marie biskuit, sarden ABC, gula, dan kacang hijau.
Selain itu, juga dibagikan alat peraga kampanye (APK) berbasis bantuan pendidikan pengenalan pemilu. Khususnya pengenalan terhadap paslon capres-cawapres Gajar-Mahfud dalam bentuk goodie bag yang dibagikan berisikan kalender, kaos, jilbab, stiker, brosur program kerja GAMA, dan korek api berjumlah 50 buah.
Dengan tambahan ilmu lewat workshop, Belva berharap, para ibu hamil dan menyusui ini dapat meningkatkan taraf hidupnya. Mereka bisa melakukan pemenuhan gizi di keluarganya dan dapat menegakkan pencegahan stunting untuk anak-anaknya.
“Kita juga perkenalkan salah satu program unggulan capres cawapres nomor urut 03, yaitu program KTP sakti. Yalni program pengintegrasian segala informasi kebutuhan dan bantuan dalam satu kartu berupa KTP,” pungkasnya. [end/suf]






