Malang (beritajatim.com) – Pesan mendalam disampaikan Coach Dr Imam Muhajirin El Fahmi, agar memiliki kebiasaan memiliki harapan, tetap sehat, hidup lebih lama dan manfaat berkelimpahan.
“Isi hidup dengan bertemu banyak kawan, berdiskusi, minimal dua minggu sekali. Setiap selasa hadir di kajian Gilang Gemilang, dan banyak forum lain. Karena kita punya harapan,” ujar Coch Fahmi dalam kajian Gilang Gemilang di Camp King Sulaeman, Malang, Selasa (23/1/2024).
Hadir dalam kajian ratusan pengusaha dari seluruh Indonesia. Bersamaan dengan itu juga dilakukan launching buku karya Yusron Aminulloh, Puguh Pamungkas dan Sayyaf Azam.
Coach Fahmi kemudian mengutip sebuah riset ‘The Hope Experiment’ yang dilakukan di Cina. Riset ini memasukkan tikus dalam air dan disuruh berenang. Nah, siapa yang tahan hidup lama, antara tikus piaraan dan tikus liar?
“Ternyata tikus yang dipelihara oleh manusia, lebih kuat bertahan. Karena ada harapan, ia akan ditolong oleh tuannya. Sedang tikus liar yang jago berenang mati dalam beberapa menit, karena dia tidak punya harapan,” tegas guru ribuan pengusaha Indonesia ini.
“Maka seringlah bertemu banyak orang, berdiskusi di majelis ilmu, dia akan memiliki mental yang baik,” tambahnya.
Pada acara ini Yusron Aminulloh, penulis buku ‘Memenangkan Peperangan Fajar’ memberi rambu tegas kepada para pengusaha. “Jangan terlambat bangun dari keterpurukan, susahnya akan berkepanjangan. Kalau kau sibuk iri atas kemajuan orang lain, kau akan tergulung fajar,” tandas Yusron CEO DeDurian Park Group ini.
Ketua IKatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Jatim ini juga memberikan peringatan. “Kalau pengusaha sukanya meninggalkan kesalahan. Apalagi tidak pernah merasa bersalah, kau akan menemukan kebenaran dengan lumuran darah,” tambah Yusron. [suf]






