Pamekasan (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali merusak sejumlah rumah di Pamekasan, kali ini tersebar di tiga kecamatan berbeda di wilayah setempat, Minggu (21/1/2024).
Berdasar data BPBD Pamekasan, tiga kecamatan yang terserang cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi di Kecamatan Galis, Pademawu, serta Kecamatan Pakong.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin kencang, mengakibatkan kerusakan rumah di tiga kecamatan berbeda. Di antaranya di Kecamatan Galis, Pademawu, dan Pakong,” kata Pkt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, Senin (22/1/2024).
Kerusakan rumah di Kecamatan Galis, terjadi di tiga desa berbeda. Meliputi Desa Bulay, Galis, dan Konang. “Jumlah rumah rusak terbanyak akibat angin kencang terjadi di Desa Konang, yakni sebanyak 22 rumah,” ungkapnya.
Baca Juga: 51 Rumah di Pamekasan Rusak Akibat Cuaca Ekstrem
“Di Desa Bulay, terdapat pohon tumbang dengan diameter sekitar 30 meter dengan panjang 8 meter dan mengganggu separuh akses jalan raya. Sedangkan di Desa Galis, papan reklame ambruk dan menutup akses jalan raya,” jelasnya.
Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu. Di mana beberapa rumah di Dusun Beringin juga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
“Beruntung peristiwa ini tidak mengakibatkan korban jiwa, sekalipun kerugian materil sekitar puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah,” sambung pria yang tercatat sebagai Sekretaris BPBD Pamekasan.
Sebelumnya cuaca ekstrem juga merusak sekitar 51 rumah warga di dua desa berbeda di Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Selasa (16/1/2024) lalu. Jumlah tersebut tersebar di Desa Panaan, dan Desa Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan. [pin/ted]






