Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) tak pernah gagal dalam menelurkan tokoh-tokoh besar di Indonesia. Banyak alumnus dari kampus kenamaan di Surabaya ini yang sukses menempati posisi strategis di berbagai bidang. Salah satunya seperti Solikin M Juhro.
Dr Solikin M Juhro SE MAE MA, resmi diangkat sebagai Asisten Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia merupakan Alumni Fakultas Ekonomi, yang saat ini bernama Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Sebelumnya, Solikin juga sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI dan Kepala BI Institute.
“Sebagai Asisten Gubernur, tanggung jawab saya nanti seputar bidang perumusan Kebijakan Makroprudensial dan transformasi Bauran Kebijakan Bank Indonesia,” ujar Solikin, ditulis Jumat (19/1/2024).
Capaian yang dimiliki Solikin saat ini tidak lepas dari pendidikannya di Fakultas Ekonomi Unair. Tak hanya aktif secara akademik, Solikin juga aktif di organisasi intra kampus. Ia sempat menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (IESP) dan Wakil Ketua UKM Sepak Bola.
Aktif di berbagai kegiatan membuatnya matang dan bijaksana dalam mengambil Keputusan. Diakuinya bahwa mengikuti organisasi menjadi modal besar bagi karirnya.
“Saya merasa betul-betul menghayati peran sebagai mahasiswa saat kuliah yang membuat diri lebih matang dalam konteks pribadi maupun anggota kelompok,” ungkapnya.
No Pain No Gain, Jer Basuki Mawa Beya. Itulah motto Solikin dalam menjalani hidup.
Motto tersebut menurutnya memiliki filosofi mendalam, yakni seseorang tidak akan mencapai kebaikan atau kemuliaan jika tidak bekerja keras. Namun, semua hal itu harus dilandasi dengan nilai tulis dan memberikan usaha yang terbaik.
Selain berkarir di bank sentral sendiri, Solikin juga menggeluti dunia akademik dengan mengajar khusus di FEB Unair serta promotor disertasi di beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia dan IPB University.
Tidak hanya itu saja, ia juga memiliki 15 karya buku yang tiga di antaranya telah terpublikasi Internasional, serta memiliki 35 dokumen jurnal scopus dengan h-indeks 11.
Solikin berharap agar para alumni dapat menjadi motor bagi kemajuan bangsa hingga dunia. Selain itu, ia juga berharap Unair mampu menjadi leading university di berbagai aspek dengan menyiapkan SDM unggul untuk masa depan. Tentunya, hal itu merupakan kerja bersama, baik mahasiswa, dosen, tendik, hingga alumni.
“Kembangkan kemampuan secara lengkap, ilmu duniawi juga akhirat juga. Amunisi kita juga harus lengkap karena masalah ke depan akan semakin lengkap,” pesannya. [ipl/beq]






