Mojokerto (beritajatim.com) – Laga perdana babak 16 besar grup HH kompetisi Liga 3 PSSI Jawa Timur 2023/2024, PS Mojokerto Putra (PSMP) menghadapi Persid Jember. Bermain di Stadion R. Soedrasono, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, tim berjuluk Laskar Majapahit ini harus menelan kekalahan 2-0.
Meski bermain cukup bagus di babak pertama, namun tak juga berbuah gol hingga peluit panjang ditiup wasit. Kedudukan tak berubah 0-0 untuk kedua tim. Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto turun tensi permainan setelah mendapatkan pinalti di menit 63.
Wasit menunjuk titik putih setelah salah satu pemain Persid Jember dilanggar pemain PSMP. Kedudukan 1-0 membuat tim PSMP harus bermain ekstra keras. Hingga gol kedua Persid Jember kembali ditorehkan ke papan skor di menit 63 melalui serangan sayap kanan.
Kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk tuan rumah, Persid Jember. Hingga tambahan waktu 5 menit yang diberikan wasit, para pemain PSMP tak bisa memperkecil ketertinggalan. Kedudukan tak berubah 2-0 untuk Persid Jember hingga peluit panjang ditiup wasit.
Pelatih Kepala PSMP, Lulut Kistono mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya. “Sangat kecewa karena peluang kita sangat berat. Kalau kita tadi menang, tidak berat kedepannya. Sudah dapat poin. Sebenarnya permainannya bagus, babak pertama ngurung (menyerang),” ungkapnya, Kamis (18/1/2024).
Masih kata Pelatih Kepala, setidaknya ada tiga peluang yang didapat di babak pertama meski akhirnya tak membuahkan gol. Menurutnya tensi permainan anak asuhnya turun setelah tim lawan mendapatkan pinalti hingga gol kedua Persid Jember tercipta di menit 63.
“Malah kena pinalti di babak kedua itu, iya udah down. Iya pergantian pemain (pasca pinalti), tapi dengan pergantian pemain nggak malah meningkat, malah turun, malah drop. Hanya satu (pergantian pemain). Mulai kita masukan pemain tapi ternyata hasilnya sama aja, malah drop. Iya memang mental,” katanya.
Ia menilai permainan anak asuhnya memang belum mendapatkan yang performance terbaik. Ia menilai permainan pemain inti dengan pemain cadangan berbeda jauh. Dari laga perdana tersebut, mental kembali menjadi evaluasi lantaran para pemain PSMP banyak yang masih berusia 19 tahun.
“Babak kedua, tim lawan sudah siap, mulai banyak mengulur-ngulur waktu. Iya (tambahan 5 menit) karena banyak mengulur-ngulur waktu. Timnya (Persid Jember) nggak istimewa, kita-nya aja. Iya sama (kwalitas). Iya makin berat (laga kedua), tidak ada (cedera). Insya Allah (full time),” tegasnya.
Untuk laga kedua babak 16 besar grup HH kompetisi Liga 3 PSSI Jawa Timur 2023/2024, PSMP akan berhadapan dengan PSM Kota Madiun pada, Sabtu (20/1/2024) besok. [tin/suf]






