Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 60 milyar, perwakilan Kementrian Perdagangan RI melakukan kunjungan di pasar wisata Cheng Hoo. Dalam kunjungannya tersebut perwakilan meninjau lokasi persiapan revitalisasi yang akan dilakukan langsung oleh Kemendagri, pada Kamis (1/2/2024) mendatang.
Nantinya para pedagang kaki lima akan di pindahkan untuk sementara waktu selama pembangunan berlangsung. Sedangkan untuk para pedagang kios masih diperbolehkan berjualan seeprti biasanya.
“Untuk sementara para pedagang kaki lima tetap boleh jualan. Hanya saja di pindah tempatnya khusus untuk hari H saja, dan untuk kios-kios tetap buka seperti kondisi biasa,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Diana Lukita Rahayu, Rabu (17/1/2023).
Rencananya para PKL akan dipindahkan di lokasi yang masih berdekatan dengan Masjid Cheng Hoo. Diantaranya yakni wilayah terminal, maupun depan masjid Cheng Hoo sendiri.
Diana juga berharap agar para pedagang saling bahu membahu selama masa pengerjaan grand proyek tersebut. Sehingga nantinya pengerjaannya bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya para pelaku UMKM.
“Launching revitalisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan infrastruktur yang ada. Harapannya, Pasar Cheng Hoo Pandaan bisa menjadi ikon wisata di Kabupaten Pasuruan,” katanya. [ada/aje]






