Malang (beritajatim.com) – BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika) Stasiun Geofisika Kelas III Malang memberikan edukasi tentang kegempaan kepada puluhan anak usia dini, Rabu (17/1/2024). Itu setelah puluhan anak tersebut mengunjungi kantor BMKG.
“Kami hari ini menerima kunjungan 38 siswa KB Pesantren Rakyat Al-Amin dan 10 siswa Paud IT Cordova Karangkates beserta guru,” ucap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma’muri.
Ma’muri mengapresiasi kepada pihak sekolah yang memfasilitasi anak usia dini untuk memberikan edukasi terkait kegempaan. “Semoga bermanfaat khususnya kepada anak-anak atas edukasi dini terkait bencana kegempaan,” tegasnya.
Kata Ma’muri, para anak usia dini itu langsung disambut bersama staf BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang. Materi yang disampaikan berisikan tentang pengenalan cuaca, iklim dan gempa bumi serta mitigasinya.
Para siswa juga diajarkan pengenalan unsur-unsur cuaca, gempa bumi, cara mitigasinya dan juga diperkenalkan gejala-gejala alam yang dapat merugikan seperti banjir dan longsor.
“Siswa juga diperkenalkan dengan peralatan meteorologi serta melakukan pengamatan udara atas menggunakan theodolite dan pilot balon yang membuat para siswa menjadi antusias dan tertarik dalam belajar,” bebernya.
Ma’muri berharap para siswa dapat lebih mengenal BMKG khususnya Stasiun Geofisika Malang serta untuk mempersiapkan generasi yang cerdas, siap, dan tangguh dalam menghadapi bencana alam.
“Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang cuaca, iklim dan gempa bumi,” pungkas Ma’muri. [yog/suf]






