Madiun (beritajatim.com) – PT KAI (Kereta Api Indonesia) Persero Daop 7 Madiun menanam 638 pohon di sejumlah stasiun di wilayahnya pada tanggal 10 Januari 2024. Penanaman pohon ini merupakan bagian dari Gerakan Satu Juta Pohon yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.
Penanaman pohon dilakukan di Stasiun Kedunggalar, Magetan, Ngawi, Geneng, Walikukun, Saradan, Bagor, Sukomoro, Sembung, Sumobito, Nganjuk, Jombang, Caruban, Kertosono, Baron, Peterongan, dan Curahmalang. Jenis pohon yang ditanam antara lain ketapang kencana, pule, pucuk merah, mangga, jambu, nangka, alpukat, kelengkeng, matoa, rambutan, jambu air, tabebuya, jeruk bali, cemara udang, dan jambu kristal.
Penanaman pohon di Stasiun Geneng secara simbolis dilakukan Vice President Daop 7 Mulyani, Vice President of Corporate Social Responsibility Tatang Kusdiman bersama tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Daop 7 Madiun.
“Penanaman pohon ini merupakan salah satu pelaksanaan program strategis perusahaan yang sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari PBB terkait melindungi, merestorasi, dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan eksosistem daratan,” ujar Vice President Daop 7, Mulyani.
“Aksi penanaman pohon oleh PT KAI ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Di samping itu, penanaman bibit pohon secara masif yang dilakukan KAI, juga merupakan salah satu upaya untuk mengamankan jalur kereta api dari bahaya longsor dan banjir yang bisa mengganggu perjalanan kereta api.
“Melalui kegiatan, Hari Gerakan Satu Juta Pohon ini KAI berharap dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi pemanasan global sekaligus membantu pemerintah dalam pencapaian target emisi nol pada tahun 2060,” kata Mulyani.
Aksi penghijauan pada Rabu 10 Januari 2024 juga serentak dilaksanakan di seluruh wilayah kerja PT KAI (Persero) yang mencakup Daerah Operasi, Divisi Regional, Divisi LRT, Balai Yasa, dan Anak Perusahaan. [fiq/suf]






