Ngawi (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi menemukan surat suara rusak saat memulai melakukan penyortiran dan pelipatan Surat Suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Timur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ngawi di Gudang KPU Ngawi di Gudang Bulog Keniten, Geneng, Ngawi, Senin (8/1/2024).
Sementara, ada empat surat suara yang sudah ditemukan rusak. Kerusakan berupa cetakan yang tidak sempurna. Ada pula yang sudah robek. Namun, belum dihitung jumlah total surat suara rusak dalam penyortiran kali ini.
Ketua KPU Ngawi Prima Aequina Sulistyanti mengatakan, pihaknya sudah mengimbau pada total 25 kelompok penyortir dan pelipat yang merupakan warga agar memberitahu petugas jika ada surat suara yang terindikasi rusak.
“Ada yang kusut, ada yang sobek kemudian ada yang apa percetakannya tidak simetris. Ini kami belum bisa menghitung berapa yang rusak, tetapi kami minta kepada kelompok yang menemukan untuk melapor kalau ada yang rusak ya,” kata Prima saat ditemui di Gudang KPU di Gudang Bulog Keniten.
Jika nanti sudah selesai dihitung jumlah surat suara yang rusak, pihaknya akan menyampaikan ke penyedia melalui aplikasi Sistem Informasi Logistik (Silog) KPU.
“Kami akan sampaikan kepada penyedia melalui aplikasi Silog, berapa yang rusak dan berapa kekurangan jika ada kekurangan. Karena ini sortir sekaligus menghitung jika ada kekurangan pihak penyedia menyampaikan paling lama tanggal 20 Januari 2023 harus sudah masuk,” katanya.
Saat ini, pihaknya masih menunggu kedatangan Surat Suara DPRD Provinsi, DPR RI, dan Presiden dan Wakil Presiden. Dijadwalkan tanggal 9 Januari 2024 sudah datang untuk surat suara Presiden dan Wapres. “Yang DPRD Provinsi dan DPR RI menurut jadwal itu datang tanggal 14 Januari 2024 ya, tapi informasinya bakal maju,” pungkas Prima. [fiq/kun]






