Jember (beritajatim.com) – Selalu ada diksi dan kosakata baru yang jarang terdengar dalam setiap debat kandidat presiden dan wakil presiden yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum RI di Jakarta.
Calon presiden Anies Baswedan melontarkan ‘Wakanda’ pada pidato penutupnya dalam debat putaran pertama. ‘Wakanda’ sebenarnya adalah nama negeri fiktif dalam film ‘Black Panther’. ‘Wakanda’ sering digunakan untuk menggantikan nama ‘Indonesia’ dalam perbincangan kritis di media sosial.
Anies menganggap ‘Wakanda’ adalah simbol ketakutan warga Indonesia untuk berbicara bebas, termasuk mengkritik kondisi negara mereka sendiri. Maka Anies melontarkan slogan ‘Wakanda No More, Indonesia Forever’ yang langsung dikutip oleh pendukungnya di media sosial dan dicetak di atas kaos, jaket, maupun spanduk.
Dalam debat putaran kedua, giliran calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka yang melontarkan ‘SGIE’ dan menghebohkan publik. ‘SGIE’ dilontarkannya saat bertanya kepada calon wakil presiden Muhaimin Iskandar.
SGIE adalah State of the Global Islamic Economy, sebuah laporan tahunan yang mendokumentasikan kondisi ekonomi halal di seluruh dunia. Muhaimin saat itu mengaku tidak tahu arti singkatan tersebut. Belakangan, ‘SGIE’ dijadikan bahan plesetan oleh Muhaimin dengan menyebutnya ‘Sego Goreng Iwak Endog’.
Kali ini dalam debat ketiga, Prabowo menyebutkan ‘omon-omon’ saat menanggapi pernyataan Anies Baswedan soal peran Indonesia dalam relasi negara utara dan selatan. “Kalau bener, masuk akal, saya setuju. Kalau ngomong ngomong ngomong, ya kumaha? Jadi leadership, apakah negara, apakah perorangan, terutama juga negara harus dengan contoh ing ngarso sung tulodho,” katanya.
“Kita mau memimpin, kita mau bawa agenda, kita mau cerita, itu cerita. Omon-omon. Tak bisa. Kenapa negara-negara selatan melihat ke Indonesia, karena kita berhasil membangun ekonomi kita. Jadi tidak hanya omon omon omon. Kerjanya omon saja. Tidak bisa. Ing ngarso sung tulodho,” kata Prabowo.
‘Omon’ ini menjadi trending topic politic di X (Twitter). Hingga pukul 02.00 WIB, Senin (8/1/2024), sudah ada sekitar 40 ribu unggahan yang menyebutkan kata ini. [wir]






