Jombang (beritajatim.com) – Cak Imin atau Muhaimin Iskandar memborong es godir dan sate ayam saat menyapa pedagang di Pasar Legi Jombang Jawa Timur, Sabtu (6/1/2024). Es godir dan sate ayam itu kemudian dibagikan kepada warga yang berada di lokasi.
Cawapres nomor urut 1 ini datang ke Pasar Legi dengan didampingi istri dan Timprov pasangan Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) Thoriqul Haq. Begitu turun dari mobil, Gus Muhaimin langsung menyapa deretan pedagang ikan yang ada di pasar tersebut.
“Gimana kabarnya. Sudah lama jualan di Pasar Legi. Semoga dagangannya laris ya,” kata pria kelahiran Pondok Denanyar Jombang ini yang disambut dengan senyum ceria para pedagang.
Gus Imin berlalu. Warga yang berada di pasar mengiringinya. Menyapa dengan akrab, lali bersalaman. Bahkan tidak jarang, warga mengangkat jari sebagai simbol angka satu.
Cawapres nomor urut 1 ini kemudian menghampiri pedagang es godir bernama Subekan. Gus Imin menanyakan harga, yakni Rp3000 per bungkus. Tanpa banyak komentar, mantan Menteri Tenaga Kerja ini meminta Subekan mengemas 250 bungkus es godir.
“Berarti kalau 250 bungkus uangnya Rp750 ribu,” kata Gus Muhaimin sembari menyerahkan uang Rp800 ribu, tanpa minta uang kembalian.
Setelah itu, giliran pedagang sate ayam yang ketiban rezeki dari Gus Muhaimin. Lagi-lagi, dia memborong sate ayam dan dibagikan kepada warga. Untuk sate ayam, Ketua Umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) membayar Rp2 juta. Warga langsung berebut sate ayam khas Madura.
Gus Muhaimin sangat bahagia bisa berbagi dengan sesama di pasar Legi Jombang. Hal tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama. Tradisi berbagai itu adalah kebiasaan yang dilakukan oleh cucu Gus Muhaimin yang bernama Nara.
“Saya tadi dibriefing oleh cucu saya, Nara. Dia memiliki kebiasaan berbagi. Sehingga tadi memborong es godir dan sate untuk untuk dibagikan kepada warga yang berada di pasar,” pungkas Gus Muhaimin yang mengenakan baju warna hitam. [suf/beq]






