Malang (beritajatim.com) – Pantai Wonogoro namanya. Pantai ini berada di Dusun Sukorejo, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, pantai di Malang selatan ini, disterilkan untuk perbaikan sekaligus pembersihan.
Berkah libur Nataru, jumlah pengunjung di Pantai Wonogoro meningkat drastis. Dalam sehari, pengunjung yang datang ke pantai tersebut mencapai sekitar 500 orang.
Kenaikan pengunjung terhitung mulai tanggal 25 Desember 2023, sampai 2 Januari 2024. Sebelumnya, pengunjung yang datang ke pantai tersebut hanya berkisar 200 orang saja.
Pengelola pantai Wonogoro Suliswanto (38), mengatakan, pantai yang baru terbangun 25 persen dikatakan cukup diminati masyarakat. Dan menjadi rujukan anak muda.
“Bahkan malam pergantian tahun yang saya khawatirkan karena takut hujan ternyata ada yang camping sekitar 25 tenda. Hal itu tentu diluar prediksi,” tegasnya.
Suliswanto menerangkan, saat ini Pantai Wonogoro dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMdes Samudera Emas bekerjasama dengan Perhutani. Total luas pantai sesuai dalam PKS atau Perjanjian Kerja Sama, mencapai 20 hektare dengan menampung kurang lebih 3 ribu pengunjung.

“Pantai ini terbilang baru. Karena baru dibangun 2021 kemarin. Dan mulai dibenahi satu persatu dengan meminta saran langsung dari pengunjung yang hadir,” bebernya.
Suliswanto bilang, pantai ini menawarkan dua muara sungai. Yakni di sebelah timur dan barat. Muara sungai yang sempat viral adalah muara sungai sebelah timur dengan pemandangan dua pohon kelapa kecil.
“Dulu sampai ada yang datang berkali-kali karena ingin mengambil spot foto disaat sedang sepi. Lalu saya sarankan datang hari Jumat. Karena biasanya sepi pengunjung,” tuturnya.
Agar minat itu tidak surut, kedepan dirinya akan membangun tempat camping ground di sepanjang pantai. Tak hanya itu, ia mengaku akan membuat sebuah penangkaran penyu, outbound, kemudian mainan air di susur sungai.
“Bulan-bulan tertentu seperti Juli, kita bisa melihat penyu di sini,” katanya.
Maka dari itu, lambat laun ia akan terus membenahi semua kekurangan pantai. Tidak hanya tentang fasiltas permainan, namun juga makanan yang disajikan juga akan ditambah.
“Agar pengunjung puas datang ke Pantai Wonogoro ini,” pungkasnya. [yog/beq]






