Surabaya (beritajatim.com) – Dua perwakilan Jawa Timur (jatim) sabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang Putra Putri Tenun & Songket Indonesia 2023. Mereka adalah Ida Ayu Gabriella Sanjaya dan Reyvaldi Zain. Hal ini tentu saja membuat bangga Jatim.
Ida Ayu membanggakan nama Jawa Timur lantaran berhasil menjadi pemenang dan dinobatkan sebagai Putri Tenun Songket 2023 bersama Muhammad Gerhan Lantara dari Lampung.
Ketika namanya disebut, Ida sempat tidak menyangka. Terlebih karena banyak peserta lain dari seluruh Indonesia yang menurutnya luar biasa. Meskipun begitu, ia mengaku sangat bangga karena dapat mengharumkan nama Jawa Timur di kancah Nasional.
“Saat pertama mengikuti kegiatan ini, yang ada dalam bayangan saya ialah memberikan yang terbaik. Jadi apapun hasilnya, setidaknya saya sudah memberikan yang terbaik,” ungkapnya.Senada dengan Ida, Reyvaldi Zain juga ingin menunjukkan kemampuannya semaksimal mungkin. Meskipun tidak menyabet gelar juara, setidaknya dirinya berhasil dapatkan penghargaan Best Social Media di ajang Putra Putri Tenun Songket Indonesia 2023.
“Senang sekali tentunya, karena pulang tidak dengan tangan kosong dan bisa bawa gelar baru untuk Jawa Timur, apalagi sosial media di era 5.0 ini sangat relate sekali, di mana semua berkembang melalui digital,” ujar pria kalahiran 1999 tersebut.
Pemenang Best Social Media sendiri dinilai dari banyaknya dukungan melalui like dan komentar terbanyak di akun Instagram Putra Putri Tenun Songket Indonesia dan konten di sosial media pribadi, tak hanya di Instagram melainkan juga TikTok.
Sekadar untuk diketahui bahwa Ajang Putra Putri Tenun Songket Indonesia (PPTSI) tahun ini diikuti oleh 38 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Bangka Belitung, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Maluku, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya, dan lain sebagainya.
Seleksi peserta dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dari 38 peserta menjadi 10 finalis, kemudian menyusut menjadi 6 finalis, hingga akhirnya hanya tersisa 3 finalis sebagai pemenang. Juara I diraih oleh Muhammad Gerhana (Lampung) & Ida Ayu Gabriella Sanjaya (Jawa Timur), Juara II oleh Simplisius Leandro (Bali) & Sharla Ayu Wardhani (Jawa Tengah), dan Juara III oleh Ihsan Lutfi (Maluku) & Debby Yuliani (Sumatera Selatan).
Adapun ajang ini memiliki visi dan misi yang kuat, dengan tujuan untuk mendorong dan memberikan solusi kepada daerah-daerah di Indonesia agar dapat melestarikan, mengembangkan, dan memajukan budaya masing-masing.
Para peserta juga diharapkan menekankan komitmen dalam mendukung visi dan misi Yayasan PPTSI. Para pemenang dianggap sebagai duta bangsa yang mewakili setiap provinsi, bertanggung jawab untuk membantu pemerintah daerah dan perajin daerah dalam upaya pelestarian budaya. [fyi/aje]






