Mojokerto (beritajatim.com) – Video kecelakaan akibat rem blong di tikungan Gotekan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto viral di media sosial (medsos). Video berdurasi 4 detik tersebut merekam detik-detik sepeda motor Honda PCX nopol W 6241 NBG terbang dan menabrak sekam di jalur penyelamat Gotekan.
Dalam terekaman tersebut terlihat sepeda motor yang membawa rombongan sekeluarga terdiri empat orang, ayah, ibu dan dua anak berjalan dari arah Batu menuju ke Mojokerto. Diduga mengalami rem blong, sepeda motor tersebut meluncur sangat kencang dari selatan ke utara.
Begitu kencangnya laju sepeda motor matic tersebut hingga terbang mengarah ke jalur penyelamat Gotekan dan menabrak sekam yang ada di jalur penyelamat Gotekan. Sepeda motor yang dikendarai sekeluarga tersebut mendarat sekitar 1 meter sebelum tumpukan sekam di jalur penyelamat.
Dalam kecepatan tinggi pasangan suami istri bersama dua anaknya itu menghantam tumpukan sekam. Sepeda motor berputar satu kali di udara sebelum jatuh ke tubuh para korban di atas tumpukan sekam. Kerasnya benturan menyebabkan bagian depan sepeda motor tersebut hancur dan lampu depan terlepas.
Saat kecelakaan terjadi, korban Sugianto (35) membonceng anak laki-lakinya, KAPU (9) di depan. Sedangkan istrinya, Yunnita Kusuma Dewi (32) anak perempuannya, MAPU (12) di jok belakang. Keempat korban dievakuasi RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Kapolsek Pacet, AKP Agus Setiawan mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB tersebut terjadi diduga akibat lost control atau rem blong. “Kecelakaan di jalur penyelamat Gotekan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Rabu (3/1/2024).
Sepeda motor Honda PCX nopol W 6241 NBG tersebut dikendarai Sugianto (35) warga Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Serta tiga penumpang yakni Yunnita Kusuma Dewi (32), MAPU (12) dan KAPU (9), ketiganya warga Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
“Keempatnya berjalan dari arah selatan Sendi hutan Cangar mengarah ke utara, sesampainya di turunan AMD Sendi, Pacet diduga kendaraan korban mengalami lost control atau rem blong. Pengendara diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga menabrak barikade pengaman sekem di jalur penyelamat Gotekan,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, tiga korban mengalami luka berat yakni pengendara dan dua orang penumpang. Satu penumpang yakni anak perempuan MAPU (12) mengalami luka ringan. Keempatnya menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, sementara kendaraan korban diamankan. [tin/ian]







