Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan warga berteriak rakyat bersatu tidak bisa dikalahkan menyambut kedatangan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan saat melakukan ngopi pagi.
Ya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu singgah di warung kopi Mbah Tekluk di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Nologaten Ponorogo.
Dalam kesempatan itu, Anies sapaannya merasakan kopi tubruk khas warung kopi Mbah Tekluk yang sudah ada sejak tahun 1968 itu. Selain itu, juga merasakan jajan jadah bakar yang bisa dicocol dengan gula pasir.
Dia pun sangat terkesan, sebab jualannya pun tidak seperti biasa umumnya warung kopi, yakni sudah buka sejak pukul 04.00 WIB pagi sampai siang.
“Kopinya enak dan jadahnya rasanya top markotop. Warung kopi ini unik, selain jual kopi tapi juga dicampur dengan aneka jajanan. Mulai dari jadah, tempe dan tahu bakar serta tempe goreng. Bukanya pun sejak pukul 4 pagi,” ungkap Anies Baswedan, Sabtu (30/12/2023).
Bukan tanpa alasan, warung tersebut buka sepagi buta tersebut. Sebab, warung kopi itu memfasilitasi untuk orang-orang yang pergi ke pasar. Kebetulan tempat warung itu dekat dengan Pasar Stasiun dan Pasar Legi. Jadi ketika ada orang ke pasar atau pulang dari pasar, biasanya mampir dulu untuk sarapan ke warung kopi Mbah Tekluk.
“Usaha-usaha kecil seperti warung kopi Mbah Tekluk ini harus dibantu untuk berkembang. Mereka ini pelaku usaha yang ulet, tangguh dan pekerja keras,” katanya.
Anies menilai, bila usaha kecil seperti ini mendapatkan pendampingan untuk manajemen maupun pendampingan permodalan, pasti bisa berkembang. Dan inilah salah satu tugas dari negara, untuk hadir dalam upaya pengembangan usaha-usaha perorangan seperti ini.
“Usaha-usaha kecil seperti ini, tidak kecil terus tetapi harus membesar. Warung kopi ini sudah puluhan tahu, tetapi masih tetap seperti ini. Ya ini berarti belum ada kemajuan, kita ingin usaha kecil tambah besar,” pungkasnya. (end/ted)






